Habib Noval Paparkan Tugas Orang Tua

Muslimedianews.com, Solo~ Seperti Jumat malam biasanya, tadi malam (15/11/2013) Markas Besar Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah dipadati jamaah yang datang dari berbagai kota. Bahkan, terdapat rombongan jamaah yang datang dari Pati. Kedatangan mereka tentu saja bukan tanpa alasan, mengingat malam tadi diselenggarakan majelis rutin yang dilaksanakan tiap Jumat malam.

Gambar
Setelah pembacaan surat Yasin, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus mengajak jamaah yang hadir untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Setelah itu, beliau pun menjelaskan jika manusia sebelum ada di rahim ibu menempati alam ruh. Menurut penjelasan pimpinan Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah tersebut, satu ruh manusia itu ukurannya jauh lebih besar dari jasad. Terlebih ruhnya para rosul dan nabi.
 
Di alam tersebut, ruh tiap manusia mengiyakan bahwa Allah SWT adalah illah bagi seluruh alam. Oleh karena setiap ruh pada dasarnya beriman, tidak ada sebutan bayi lahir dalam kondisi kafir. Merekapun mendapatkan jaminan sorga jika meninggal di usia kecil. Sayangnya, manusia lupa dengan kondisinya ketika berada di alam ruh.
Oleh sebab itu, tugas pertama orang tua ketika bayi lahir adalah menyuarakan adzan di telinga kanannya dan iqomah di telinga kirinya. Anjuran tersebut salah satunya berfungsi sebagai pengingat jika ia dulunya di alam ruh beriman kepada Allah SWT dan mematuhi tiap perintah-Nya. Oleh karena menjadi pengingat, tugas orang tua tidak berhenti pada adzan dan iqomah tersebut. Orang tua perlu mengingatkan dan mengajarkan terus menerus ihwal tauhid kepada anak. “Lailaha illalloh, Lailaha illalloh, Lailaha illalloh, Noval waliulloh. Begitu dulu ‘nyanyian’ nenek dan ibu saya ketika saya bayi” kisah murid Habib Anis tersebut kepada jamaah mengenai doa yang disenandungkan orang tuanya ketika beliau masih kecil.
Sayangnya, sekarang banyak orang tua yang justru mendendangkan kepada bayinya lagu-lagu yang sedang hits. Sehingga ketika dewasa mereka akan langsung berjoged ketika mendengar  lagu pop maupun dangdut. Hal itu terjadi karena itulah yang diingatkan para orang tua ketika anak mereka masih bayi.
Untuk terus membuat jamaah dalam kondisi ingat kepada peristiwa di alam ruh, Habib Noval bin Muhammad Alaydrus menganjurkan jamaah untuk terus memperbanyak dzikir “La ilaha illalloh”. Bahkan, tadi malam beliau memberi ijazah dzikir tersebut sebanyak 366 x/hari.

Apabila ingin mendengar kajian selengkapnya dari Markas Besar Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah tadi malam, silahkan unduh mp3-nya melalui https://archive.org/download/mp3arraudhah/KajianArRaudhahDzikirLaIllahaIllaallah15November2013.mp3

Penulis & foto ilustrasi: Pekik Nursasongko

Guru Mulia Resmikan Kantor Majelis Al Muwasholah Indonesia Timur

Muslimedianews.com, Surabaya~ Semangat memperjuangkan akidah Ahlusssunah wah Jamaah terus ditunjukkan oleh Majelis Al Muwasholah. Majelis yang didirikan pada tahun 2007 ini memiliki visi untuk mewujudkan persatuan dan kerja sama antara para ulama guna menampilkan dan menyampaikan dakwah sebagai bentuk rahmatan lil alamin.

Pada tanggal 29 November 2013 lalu, Majelis Muwasholah meresmikan kantor untuk wilayah Indonesia Timur. Menariknya, kantor yang ada di Surabaya tersebut diresmikan langsung oleh Pendiri Majelis Al Muwasholah Al Habib Umar Bin Muhammad Bin Hafidz. Sebelum meresmikan Kantor Majelis Al Muwasholah cabang Indonesia Timur, beliau  menghadiri acara Multaqo Ulama Indonesia Timur di Pondok Pesantren Riyadul Jannah Pacet.
Gambar
“Kantor Muwasholah Wilayah Indonesia Timur yang berlamat di Jalan Medokan Asri Utara ( MA 3 YKP) Blok A2 tersebut nantinya diharapkan akan menjadi pusat kegiatan Majelis Al Muwasholah di wilayah Indonesia Timur. Di kantor tersebut akan banyak diisi oleh berbagai macam kegiatan bagi Anggota Muwasholah sebagai bentuk peningkatan kapasitas. Semoga dengan adanya kantor tersebut, Muwasholah di wilayah Indonesia Timur akan lebih berkembang lagi dalam rangka mensyiarkan Islam Ahlu Sunnah Wal Jama’ah.” demikian disampaikan oleh salah satu pengurus Majelis Al Muwasholah.
 

Selain itu, beberapa hari yang lalu Majelis Muwasholah sukses merilis majalah online-nya. Majalah yang dirilis dalam format pdf tersebut dapat didownload secara gratis melalui:

Saya Menemukan Tiga Sosok Luar Biasa di Maulud Akbar Bersama Habib Lutfi

GambarAda tiga sosok yang saya kagumi ketika digelar Maulud Akbar di klaten, malam minggu kemarin. Beliau adalah kang Markun, kang Seto, dan kang Ozzy. Ketiganya merupakan dokumentator tidak resmi, tidak diundang, dan (otomatis) tidak mengharapkan dibayar. Mereka mendokumentasikan acara tersebut atas dasar cinta yang tentu tidak dapat dituliskan dengan bahasa apapun.

Kang Markun merupakan sahabat dan guru saya. Sejak bertemu di Facebook sekitar setengah tahun yang lalu, beliau mengajari saya tentang istikomah dan kerendahan hati. Beliau juga yang mengajari saya tentang karakter seorang ‘cantrik’ dalam khasanah pendidikan Jawa Kuno. Menariknya, karakter tersebut tidak ditunjukkan melalui ceramah yang berbusa-busa. Karakter cantrik ia tampilkan langsung dalam totalitas yang utuh terhadap majlis.

Lain dengan kang Markun yang sudah sering ‘kopi darat’ karena kebetulan tinggal satu kota, saya baru bisa bermuwajahah (tatap muka) dengan Kang Ozzy pada bulan April. Bertepatan dengan Bedah buku Adab Nabi yang diselenggarakan Maluna Habib Noval. Akan tetapi, baru malam minggu kemarin kami bisa bercakap dalam tempo yang cukup lama. Terus terang, saya mengagumi beliau dari dua sisi. Sisi pertama, saya mengagumi keredahhatian beliau yang bagi saya merupakan suatu cermin dari kesiapan beliau untuk menjadi seorang guru sejati. Kedua, saya mengagumi kehati-hatian beliau dalam berucap. Bagi saya yang masih sangat awam, kehati-hatian tersebut tentu dihasilkan dari proses ‘merguru’ dan olah hati yang cukup panjang.

Untuk kang Seto, pada awalnya  saya mengenal nama beliau melalui beberapa kajian Habib Noval. Awalnya saya melihat kang Seto sebagai ‘artis’ atau ‘manusia super’ yang sangat dibanggakan oleh Maulana Habib Novel. Tapi ketika malam minggu lalu mendapat kesempatan untuk bercakap cukup lama dengan beliau, ternyata dia berhasil menyembunyikan ke-super-annya dengan sikap yang nyaris sempurna. Luar biasa. Sosok yang dielu-elukan oleh seorang guru besar sama sekali tidak menunjukkan sikap angkuh dan sombong. Dalam kesederhanaan yang luar biasa, kang seto (entah disengaja atau tidak) mengajari saya tentang keyakinan yang total terhadap takdir. Bagi saya beliau merupakan sosok yang ambisius dan cerdas, tetapi tidak ingin terburu-buru dalam merealisasikan semua mimpi yang ada di benaknya. Ia memilih langkah bertahap yang sangat luar biasa karena setiap tahapannya telah dimengerti dengan baik.

—Itulah sedikit catatan saya tentang Maulud Akbar bersama Habib Lutfi bin Yahya (18 Mei 2012) di Masjid Raya Klaten. Mudah-mudahan catatan yang sangat subjektif ini tidak membawa dampak negatif ketiga orang yang saya sebutkan di atas.—-

Pesona kawasan tangkahan, Langkat

Apabila Anda gemar berpetualang, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi kawasan ini. Bagaimana tidak, hutannya yang masih sangat alami dan juga sungai-sungainya yang sangat jernih adalah jaminan bagi yang ingin mendapatkan pengalaman berpetualang tak terlupakan.

Tangkahan adalah sebuah kawasan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Diapit oleh Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang, Tangkahan menawarkan pemandangan yang spektakuler dan udara segar yang menyejukkan.

Kombinasi dari vegetasi hutan hujan tropis dan topografi yang berbukit, menjadikan Tangkahan sebagai tempat yang ideal untuk berwisata. Sungai Buluh dan Batang Serangan yang membelah hutan ini merupakan tipe sungai khas hutan tropis, dilengkapi dengan beraneka ragam jenis tumbuhan aneka warna dan tebing bercorak di sepanjang sungai. Air sungai yang sangat jernih dan bernuansa hijau menciptakan panorama dan atmosfer yang alami dan mistis. Tangkahan menjadi pilihan yang tepat untuk ‘bersembunyi’ dari hiruk-pikuknya kota berpolusi.

Untuk sampai di lokasi ini, dari Terminal Pinang Baris di kota Medan, Anda menggunakan bis Pembangunan Semesta langsung menuju Tangkahan, melewati Stabat. Perjalanan ke Tangkahan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 3-4 jam dari kota Medan. Untuk menuju kawasan ekowisata, kita harus menyeberangi sungai. Sungai Batang Serangan cukup deras arusnya, sehingga harus menggunakan rakit. Dan, disinilah petualangan Anda dimulai!

JBanyak kegiatan wisata yang dapat dinikmati di Tangkahan, baik petualangan atau hanya sekadar berenang dan trekking di hutan tropis. Terdapat 3 jalur trekking di hutan ini, mulai dari soft trekking (untuk anak–anak maupun keluarga) sampai yang bersifat petualangan. Pengunjung akan ditemani pemandu lokal yang telah dibekali dengan pengetahuan tentang hutan dan interpretasi alam, sehingga Anda dapat mengetahui akan kekayaan alam yang tersembunyi di hutan ini.

Jangan kaget jika pertama kali melihat para pemandu (ranger) di Tangkahan, sepintas memang tampak agak ‘seram’, dengan rambut panjang, wajah persegi, dan logat karo yang keras, tapi jangan berprasangka buruk dulu lho… Ranger di sini semuanya dijamin super ramah dan sangat humoris. Istilah “don’t judge the book by its cover” memang benar terbukti di sini. Kalo gak percaya, ya silakan dibuktikan sendiri.

Apa aja sih yang bisa dilakukan di Tangkahan?

Ada 7 gajah yang biasa dipakai untuk trekking. Trekking di sini maksudnya adalah Anda akan diajak masuk ke dalam hutan dengan menunggang gajah. Uniknya, gajah yang Anda tunggangi adalah gajah-gajah terlatih yang juga digunakan untuk patroli atau melindungi Taman Nasional dari kegiatan ilegal seperti perburuan, perambahan, dan tentu saja illegal logging.

Uniknya lagi, jalur yang digunakan untuk trekking pun adalah jalur yang biasa dipakai untuk berpatroli. Jadi, sambil berwisata dan menunggang gajah, Anda sekaligus bisa membayangkan bagaimana rasanya berpatroli di dalam hutan. Asyik, ‘kan?

Oh, iya, gajah-gajah ini dulunya sering menyerang ladang dan rumah masyarakat desa, karena habitatnya tergusur. Namun, saat ini gajah tersebut tidak hanya membantu masyarakat desa, namun juga membantu mengamankan hutan.

Sumber Air Panas

Tepat di seberang penginapan Jungle Lodge, di tepi Sungai Buluh, ada sebuah goa yang di dalamnya mengalir air panas. Goa ini cukup besar sehingga Anda bisa berbaring dan merendam tubuh di aliran air panas alami ini.

Di dekat pertemuan Sungai Buluh dan Sungai Batang Serangan terdapat air terjun kecil. Anda harus berjalan ke cekungan sungai sekitar 100 meter untuk mencapai air terjun ini. Duduk di bawah air terjun ini sangat menyenangkan, serasa mendapatkan pijatan alami!

Air terjun yang lebih besar juga ada di Tangkahan, namun Anda harus berjalan menyusuri Sungai Buluh terlebih dahulu dan bahkan harus berenang di sungai ini di bagian tertentu. Cukup mendebarkan bukan?

Goa

Di Tangkahan terdapat goa kelelawar, ya dinamakan demikian karena goa ini merupakan rumah bagi ribuan kelelawar. Namun jangan khawatir, goa ini sangat aman untuk dimasuki, asalkan Anda tidak membuat kegaduhan di dalamnya. Goa ini akan tembus ke pintu di seberangnya, dan… begitu keluar di mulut goa yang satunya, Anda bisa pulang kembali ke penginapan dengan cara yang baru, yaitu tubing!

Tubing

Jangan bilang Anda pernah ke Tangkahan, jika belum melakukan aktivitas yang satu ini. Tubing hampir sama dengan rafting, bedanya jika pada saat rafting kita menggunakan perahu karet, tidak demikian dengan tubing. Kita akan duduk di atas ban dalam truk yang sangat besar dan telah dipompa, lalu mengalir begitu saja mengikuti arus sungai sampai ke titik tertentu sambil menikmati pemandangan di tepi sungai. Sangat mendebarkan!

Tapi jangan khawatir, para pemandu di Tangkahan semuanya sudah sangat berpengalaman dalam kegiatan ini, dan mereka juga terlatih untuk hal keselamatan dan prosedur standar operasional.

Sejarah Tangkahan

Selain memiliki potensi wisata yang sangat tinggi, Tangkahan juga memiliki cerita yang sangat menarik, yang telah menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi para penggiat wisata dan pelestarian alam di berbagai kawasan lindung di Indonesia.

Anda mungkin tidak pernah membayangkan, bahwa Tangkahan, kawasan ekowisata yang indah dan alami ini dulunya merupakan salah satu titik pusat penebangan liar (illegal logging) di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Dulu, illegal logging merupakan pendapatan utama bagi masyarakat di hutan Tangkahan. Begitu besarnya pendapatan tersebut sampai mereka mengabaikan perkebunan mereka. Namun, semakin lama keamanan hutan dan usaha penangkapan kepada penebang liar semakin diperketat dan memaksa para penebang liar ini untuk mencari penghasilan lain, yang tidak hanya berasal dari hutan namun aman dari jeratan hukum dan dapat berkelanjutan. Mereka kemudian kembali mengelola perkebunan mereka yang semula terbengkalai dan mulai untuk menjalankan ide mempromosikan ekowisata.

Masyarakat di kedua desa ini (yang dihuni oleh sekitar 2000 KK) setuju untuk mengembalikan kawasan Tangkahan sebagai kawasan wisata yang ramah lingkungan. Ini ditandai dengan dibentuknya Lembaga Pariwisata Tangkahan (LPT) yang merupakan lembaga lokal yang dipercaya untuk mengelola ekowisata dan bekerja sama dengan pihak taman nasional, sekaligus membentuk peraturan desa.

Dan, tahukah Anda, peraturan desa ini merupakan peraturan desa pertama di Indonesia yang disusun secara partisipatif, untuk mengatur tentang konservasi dan pranata sosial secara langsung, sebelum diadopsi di berbagai daerah di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, karena objek wisata yang cukup menarik dan semuanya terdapat di dalam Taman Nasional, maka dibentuklah kesepakatan antara LPT dan Balai TNGL yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini ditandatangani pada tanggal 22 April 2002 oleh Kepala Balai TNGL selaku Pemangku Kawasan untuk memberikan hak kelola Taman Nasional kepada masyarakat Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang melalui LPT.

Sebuah langkah yang sangat berani untuk dilakukan pada saat itu, mengingat MoU tersebut adalah property right (asset kolektif) untuk mengelola kawasan seluas 17,500 ha untuk dijadikan kawasan ekowisata, di mana kawasan ini merupakan zona inti taman nasional yang seharusnya tidak diperuntukkan untuk kegiatan apapun kecuali penelitian.

Sebagai kewajibannya, masyarakat desa Namo Sialang dan Sei Serdang bertanggung jawab penuh untuk menjaga keamanan dan kelestarian TNGL yang berbatasan dengan wilayah desa tersebut. MoU tersebut adalah contoh dari ‘keluwesan’ pemerintah dalam mengelola kawasan lindung namun tetap berpihak kepada masyarakat lokal.

Kini, acuan kolaborasi dan berbagai sistem serta strategi pengembangan kawasan Tangkahan telah banyak diadopsi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Akhirnya, pada tahun 2004, LPT mendapatkan Anugerah Penghargaan “Inovasi Kepariwisataan Indonesia” oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia.

Tidak berhenti di sini, di awal tahun 2006, MoU ke-2 kembali ditandatangani oleh TNGL. Dan LPT pun membentuk Badan Usaha Miliki Lembaga (BUML), berkolaborasi dengan pihak TNGL untuk mengelola berbagai jasa lingkungan di TNGL. Dari sinilah, era integrasi antara ekonomi dan ekologi di kawasan Ekowisata Tangkahan tercipta dalam semangat kolaborasi, untuk melahirkan gelombang besar perubahan di TNGL.

Di Tangkahan, ekowisata merupakan cara yang terbukti efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aktivitas ilegal loging di sekitar kawasan. Kini, jumlah kunjungan wisata ke Tangkahan semakin meningkat tiap tahunnya. Tahun 2010, tercatat setidaknya 20.000 pengunjung domestik dan lebih dari 3.000 pengunjung mancanegara berkunjung kesini. Dan, perputaran uang di Tangkahan mencapai 3 Milyar Rupiah! Wow…!

Sejarah Tangkahan, tentunya menawarkan nuansa petualangan yang berbeda. Nah, jika Anda ingin berpetualang sekaligus melestarikan alam, Anda ditunggu di Tangkahan!

Diunduh dari:http://www.tnol.co.id/id/travel-living/3340-tangkahan-surga-di-jantung-leuser-.html

Bukit Lawang

Bukit Lawang

Written by jejak leuser,http://gunungleuser.or.id/bukit-lawang-92/#comment-129

Wisata alam Bukit Lawang menjadi tujuan wisata andalan di Leuser dikarenakan memiliki daya tarik satwa langka Orangutan Sumatra semi liar dan panorama hutan hujan tropis. Bukit Lawang atau lebih dikenal sebagai pusat pengamatan Orangutan Sumatra memiliki luas 200 ha, berada di Desa Perkebunan Bukit Lawang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara. Dulunya Bukit Lawang merupakan pusat rehabilitasi Orangutan jinak untuk dilepasliarkan kembali ke alam. Sejarah keberadaan Pusat Rehabilitasi Orangutan di Bukit Lawang berawal dari program yang dijalankan oleh WWF dan Frankfurd Zoological Society pada tahun 1973.

Saat itu sebagai perintis yaitu Regina Frey dan Monica Borner melihat bahwa Kondisi dan Situasi Bukit Lawang sesuai untuk dijadikan Pusat Rehabilitasi Orangutan. Pada awalnya Pusat Rehabilitasi ini hanya dikunjungi oleh para peneliti maupun konservasionis. Pada perkembangannya kemudian, daerah ini berkembang menjadi Pusat Pengamatan Orangutan Sumatra (Viewing Centre) dan menjadi salah satu obyek wisata andalan di Sumatera Utara yang ramai dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara. Tercatat sejak tahun 1972 hingga 2001, Bukit Lawang merupakan tempat rehabilitasi Orangutan. Dalam kurun waktu ini, 229 Orangutan bekas peliharaan yang disita dari perdagangan satwa sudah direhabilitasi di lokasi ini. Bukit Lawang hingga kini diakui sebagai pintu gerbang terbaik untuk menikmati keindahan Taman Nasional Gunung Leuser yang mempesona. Walaupun bukan lagi sebagai tempat rehabilitasi dan pelepasliaran Orangutan, hutan di sekitar kawasan Bukit Lawang masih menyisakan peluang untuk dilakukannya aktivitas wisata dan pengamatan Orangutan Sumatra dan juga spesies tumbuhan dan satwa lainnya.

Bukit lawang merupakan gerbang utama untuk menikmati keindahan Leuser. Untuk mencapai Bukit Lawang, dapat ditempuh melalui perjalanan darat dari kota Medan (ibukota Propinsi Sumatera Utara) melewati kota Binjai dengan kendaraan umum melalui terminal bus Pinang Baris Medan atau kendaraan pribadi dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam perjalanan dengan jarak sekitar 80 km. Kondisi jalan menuju kawasan Bukit Lawang sangat baik dan telah diaspal. Untuk fasilitas wisata, terdapat

Pondok-pondok wisata bernuansa alami dengan tarif bervariasi antara Rp. 100.000 s/d Rp. 500.000 per malam. Fasilitas wisata lainnya yang tersedia berupa restoran/rumah makan, areal camping ground, viewing centre, information corner, visitor centre, terminal, pintu gerbang kawasan, jalan setapak/trail, papan informasi, feeding site dan sampan penyeberangan menuju kawasan Taman Nasional Gunung Leuser. Kawasan ini telah menjadi daerah tujuan wisata hutan hujan tropis yang cukup dikenal di mancanegara.

Pada hari minggu dan hari libur, sangat ramai dikunjungi wisatawan domestik yang datang dari berbagai daerah. Suhu udara rata-rata 21,1ºC – 27,5 ºC. Kelembaban nisbi 80 – 100 %. Musim hujan merata sepanjang tahun tanpa musim kering yang berarti dengan curah hujan rata-rata 2000 – 3200 mm per tahun. Topografi kawasan, landai dan perbukitan dengan kemiringan bervariasi (45 – 90 %). Memiliki tipe ekosistem dataran rendah dan bergelombang.

Di Bukit Lawang dapat dijumpai beberapa jenis tumbuhan dan satwa seperti kantong semar, meranti, keruing, damar laut, anggrek hutan, rafflessia, bunga bangkai, cendawan harimau, anekaragam kupu-kupu, orangutan, siamang, kedih, beruang madu, kambing hutan dan lainnya yang merupakan khas hutan hujan tropis.

Mata pencaharian masyarakat di Bukit Lawang umumnya adalah petani dan pedagang. Budaya di Bukit Lawang heterogen, tidak ada yang dominan antara suku Melayu, Karo, Jawa dan Batak.

Panorama alam yang indah dengan sungai yang jernih serta keberadaan Orangutan Sumatra menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan berupa melihat satwa langka Orangutan Sumatra di feeding site, mengarungi jeram sungai Bohorok dengan ban (tubbing) dan rubber boat, menikmati keindahan air terjun, menjalajah gua, menyegarkan badan dengan mandi di sungai yang jernih, berkemah di areal camping ground, berpetualang dan menyingkap rahasia hutan hujan tropis sumatera, mengamati atraksi satwa, menyaksikan atraksi budaya masyarakat yang beragam dan menikmati kuliner khas lokal.

Di Bukit Lawang banyak tersedia para pemandu wisata lokal berpengalaman, bagi pengunjung yang membutuhkan pemandu selama melakukan petualangan di Taman Nasional Gunung Leuser dapat menghubungi Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bukit Lawang. HPI dan juga pondok-pondok penginapan di Bukit Lawang menyediakan pilihan paket-paket wisata yang menarik dengan harga terjangkau.

Tags: anekaragam kupu-kupu, anggrek hutan, beruang madu, bukit lawang, bunga bangkai, cendawan harimau, daerah ekowisata, damar laut, ekowisata bukit lawang, feeding site, hpi, hpi bukit lawang, kambing hutan, kantong semar, kedih, keruing, meranti, orangutan, orangutan sumatera, pemandu wisata, rafflessia, siamang, sumatran orangutan, wisata alam

8 kecerdasan manusia

Manusia memiliki kecerdasan yang dapat dibedakan menjadi 8. Dalam istilah yang lebih populer, kedelapan kecerdasan yang dimiliki oleh manusia itu adalah :1.Kecerdasan Linguistik : Word Smart

Adalah kecerdasan menggunakan kata-kata secara efektif. Kecerdasan ini sangat berguna bagi para penulis, aktor, pelawak, selebriti, radio dan para pembicara hebat. Kecerdasan juga membantu kesuksesan kariernya di bidang pemasaran dan politik.

Coba anda periksa kepribadian di bawah ini, mana yang merupakan kepribadian anda:
– Suka menulis kreatif di rumah.

– Senang menulis kisah khayal, lelucon dan cerpen.

– Menikmati membaca buku di waktu senggang.

– Menyukai pantun, puisi dan permainan kata.

– Suka mengisi teka-teki silang atau bermain scrable.

Yang manakah kemampuan linguistik anda ??

Jika kamu di sekolah, kampus banyak bicara dan kurang memperhatikan pelajaran atau menikmati menulis puisi di rumah tapi tidak mengerjakan PR, senang bercerita. Kamu mepunyai kecerdasan linguistik. Kembangkanlah potensimu terus. Suatu saat kamu akan menjadi seseorang yang hebat.

2. Kecerdasan Logis- Matematis : Number Smart

Kecerdasan yang satu ini adalah ketrampilan mengolah angka dan kemahiran menggunakan logika dan akal sehat. Ini adalah kecerdasan yang digunakan ilmuwan untuk membuat hipotesa dan dengan tekun mengujinya dengan eksperimen. Ini juga kecerdasan yang digunakan oleh Akuntan pajak, pemrogaman komputer dan ahli matematika.

Coba periksa ketrampilan yang ada pada anda saat ini:
– Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala.

– Menikmati menggunakan bahasa komputer atau progam software logika

– Ahli bermain catur, dan permainan strategi lainnya

– Menjelaskan masalah secara logis

-Merancang Eksperimen

-Suka bermain teka-teki logika

– Mudah memahami sebab-akibat

– Menikmati pelajaran matematika dan IPA serta mendapatkan prestasi yang bagus

Kemampuan logis yang manakah yang saya miliki ??

Inilah kecerdasan yang dikaitkan dengan kecerdasan dalam bersekolah. Jika kamu memiliki kecenderungan kutu buku, mendapat nilai tinggi IPA, menikmati dan berinteraksi dengan komputer, mencoba mencari jawaban yang sulit, maka Kamu berbakat besar dalam kecerdasan ini. Kembangkan terus, suatu saat kamu akan menjadi seorang ilmuwan, akuntan, insinyur, ahli pemrogaman komputer atau mungkin filosofi.

3. Kecerdasan Spasial : Picture Smart

Ini adalah kecerdasan gambar dan bervisualisasi. Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk menvisualisasikan gambar di dalam kepala seseorang atau menciptakannya dalam bentuk 2 atau 3 dimensi. Seniman atau pemahat serta pelukis memiliki kecerdasan ini dalam tingkat tinggi.

Coba periksa ketrampilan yang menurut kamu ada pada diri kamu:

– Menonjol dalam kelas seni kelas.

– Mudah membaca peta, grafik dan diagram.

– Menggambar sosok orang atau benda persis aslinya

– Mencoret-coret diatas kertas

– Lebih mudah memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca.

Jadi yang manakah kemampuan spasial yang anda miliki ??

Seandaianya kamu menonjol dalam kecerdasan ini, kembangkanlah. Karena suatu saat kamu bisa jadi pelukis, pemahat, designer, dan perancang bangun.

4 Kecerdasan Kinestetik- Jasmani : Body Smart

Kecerdasan jasmani adalah kecerdasan seluruh tubuh (atlet, penari, seniman, pantomim aktor) dan juga kecerdasan tangan (montir, penjahit, tukang kay, ahli bedah)

Coba anda piilih ketrampilan yang ada pada diri anda:

– Bergerak-gerak ketika sedang duduk

– Terlibat dalam kegiatan fisik seperti renang, bersepeda, hiking atau bermain skate board.

– Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari.

– Menikmati melompat, gulat dan lari.

– Memperlihatkan kerampilan dalam kerajinan tangan seperti kayu, menjahit, mengukir.

– Menikmati bekerja dengan tanah liat, melukis dengan jari, atau kegiatan “kotor” lainnya.

– Suka membongkar sebuah benda kemudian menyusunnya lagi

Lalu kemampuan kinestetik jasmani apa yang anda miliki sekarang ??

Jika anda tidak betah duduk lama-lama dan lebih suka bergerak, menyukai studi lapangan, maka kamu menonjol dalam kecerdasan ini. Maka kembangkanlah terus.

5. Kecerdasan Musikal: Music Smart

Kecerdasan musical melibatkan kemampuan menyanyikan sebuah lagu, mengingat melodi musik, mempunyai kepekaan irama atau sekedar menikmati musik. Dalam bentuknya yang lebih canggih, kecerdasan ini mencakup para diva dan virtuoso piano di dunia seni dan budaya.

Bakat musik adalah sesuatu bakat yang selam ini dibiarkan atau ditelantarkan di sekolah. Jikalau kamu memiliki bakat ini maka ada baiknya mengembangkan di luar lingkungan sekolah.

6. Kecerdasan Antar Pribadi: People Smart

Kecedasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerj untuk orang lain. Kecerdasan ini melibatkan banyak hal, mulai dari kemampuan berempati, kemampuan memimpin, dan kemampuan mengorganisir orang lain.

Nah jika kalian sangat populer di kalangan teman-temanmu dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cepat. Maka kamu berbakat dalam kecerdasan ini. Kembangkanlah, suatu saat kamu akan menjadi seorang pemimpin, konselor, pengusaha atau organiser komunitas.

7. Kecerdasan Intra Pribadi: Self Smart

Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami diri sendiri, kecerdasan untuk mengetahui siapa sebenarnya diri kita sendiri. Kecerdasan ini sangat penting bagi para wira usahawan dan individu lain yang harus memiliki persyaratan disiplin diri, keyakinan, dan pengetahuan diri untuk mengetahui bidang atau bisnis baru.

Jika kamu mampu mengetahui siapa diri kamu sebenarnya, pandai menargetkan dan menentukan target untuk diri sendiri. Kamu percaya diri dan tidak pemalu, maka kamu berbakat dalam kecerdasan ini. Kembangkanlah terus kecerdasan ini karena sangat dibutuhkan dalam kehidupan untuk meraih kesuksesan.

8. Kecerdasan Naturalis: Nature Smart

Kecerdasan naturalis melibatkan kemampuan untuk mengenal bentuk-bentuk alam di sekitar kita: Bunga, burung, pohon, hewan serta flora dan fauna lainny. Kecerdasan ini dibutuhkan di banyak profesi seperti ahli biologi, penjaga hutan, dokter, hewan dan holtikulturalis.

Kita harus ingat bahwa setiap orang memiliki 8 kecerdasan diatas dan setiap harinya digunakan dan dikombinasikannya. Contohnya saja bila pemain sepak bola menggiring bola maka mereka menggunakan kecerdasan kinestetik-jasmani untuk menggiring bola, kecerdasan spasial untuk memvisualisasikan posisi bola setelah lawan menendangnya, dan kecerdasan antar pribadi untuk kerja sama dengan anggota tim lainnya. Akan tetapi mereka memiliki salah satu kecerdasan yang paling dominan yaitu kinestik-jasmani.

Nah sekali lagi untuk menjadi orang yang sukses anda harus bisa mencari dan menemukan kecerdasan yang paling dominan pada diri kamu dan terus mengasahnya agar menjadi talenta dan orang yang sukses dan hebat.

 

sumber:http://www.bayumukti.com/8-kecerdasan-manusia/

Rekor Kuning Telur Ganda Dari Inggris

Seorang pembuat kue di Inggris takjub setelah satu pak telur yang ia buka hampir semuanya berkuning telur ganda. Hanya satu yang normal belaka.

Di Inggris, kemungkinan menemukan telur yang bagian kuningnya kembar adalah satu banding seribu. Charlotte Matthews, si pembuat kue itu, mestilah sangat beruntung.

Menurut laporan koran lokal, Matthews tengah menyiapkan sarapan untuk keluarganya di Rochdale, utara Manchester. Ia memecah telur-telur dari satu karton. Satu demi satu, ia menyadari masing-masing telur itu berkuning telur kembar.

Setelah selusin telur berturut-turut, Matthews meminta suaminya, Gavin, untuk merekam aksinya memecah telur-telur itu. Ia terus membuka hingga telur ke-30, demikian dilaporkan Rochdale Observer  pekan lalu.

Nah, seperti terlihat di videonya, akhir aksi pemecahan telur itu cukup lucu. Sebab, telur terakhir justru tampak normal saja dengan kuning telur tunggal.

Fenomena kuning telur ganda ini biasanya terjadi ketika ovulasi ayam betina terjadi terlalu cepat dan siklus produksi telur mereka tak tuntas. Dua kuning telur matang dalam waktu yang sama dan lolos dari sistem reproduksi si ayam betina.

Beberapa jenis ayam berita dengan ras campuran diketahui kerap memproduksi kuning telur ganda.

Jenis telur ini aman dimakan, namun bisa mengubah hasil akhir resep. Takaran kuning telur biasanya disetarakan dengan satu sendok makan atau kira-kira 15 ml.

Selain itu, teksturnya pun lebih panjang namun lebih pipih dibanding kuning telur tunggal.

sumber: http://id.berita.yahoo.com/rekor-kuning-telur-ganda-dari-inggris.html