Dalam Sehari

Dalam Sehari

 

Malam ini aku melihat

Derap bayi yang terpaksa menjadi peramu saji

Setelah sore tadi aku mendengar

Seorang guru yang terjajah dalam ramai

Usai siang tadi kurasakan

Tawa pengemis yang yang menipu demi sesuap nasi

Sehabis pagi tadi aku mencium

Aroma bangkai pada orang bersorban rupiah

 

Padahal tadi subuh

Aku sembahyang bersama seluruh manusia

November 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s