PENGAKUAN

 

Sajak Pekik Nursasongko

Pengakuan 

 

Ini muka penuh sabda

 

Bertingkah dalam abstraksi

 

Kisah Qois dan Laila

 

Senyum telah mengubah panji

 

Kata usai sudah sebagai pengirama

 

Menanti hati

             Menjaga nama

                         Mengurai imaji

                                       Meleburkan logika

                                                     Menentang esensi

 

 

Begitu hati terbata

 

Hilang sonder terciri

 

Siapa menduga,

 

 

Aku terpatri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s