sekarang

aku bukan lagi pohon, atau apa, sungguh, aku bukan siapa2. aku bahkan lebih kecil dari debu atau partikel sekalipun. badanku menggigil tika mengingat Tuhan yang masih menghantuiku. di saat lain aku merasa lebih besar dari sang hayang. ini siapa jika bukan aku yang mengaku dalam proses. 

sekalipun aku ragu; hanya ini yang  bisa kulakukan. hari esok menjadi dinamit di kepalaku. entah dimatamu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s