Apa itu Peresehan?

Deskripsi singkat

Pertunjukan Peresehan

(Seni Pertunjukan dari Daerah Lombok)

Oleh: Pekik Nursasongko

(Mahasiswa Sastra Indonesia UGM)

   

Peresean adalah seni pertunjukan yang berasal dari Lombok dengan durasi kurang lebih 30 menit. Seni pertunjukan ini awalnya adalah latihan perang bagi para pemuda Lombok, namun seiring berkembangnya jaman latihan perang ini digunakan sebagai pertunjukan rakyat bahkan diperlombakan paling tidak setahun sekali. Pertunjukan yang diperlombakan tentu saja bukan performance art-nya, melainkan adu fisik yang merupakan inti dari pertunjukan Peresean.

Pertunjukan Peresean dimainkan minimal oleh sembilan orang. Tujuh orang memainkan musik dan sisanya adu fisik ditengah alunan musik rekannya. Alat musik yang digunakan adalah Gong, Rencak, dua buah gendang, ketuk dan seruling. Dari awal musik dimainkan telah terlihat bahwa pertunjukan tersebut adalah pertunjukan perang dengan suara seruling yang mendominasi pertunjukan. Asumsi tersebut didasarkan pada begitu hiruknya musik yang dimainkan seolah ingin  membawa penonton kepada atmosfir perang.

Urutan pertunjukan Peresehan:

1.      Suara musik menggambarkan semangat perang

2.      Musik berhenti berlahan (kecuali seruling dan seorang yang menyanyi)

3.      Dua penari (pesilat) memasuki arena pertunjukan dengan beriringan

4.      Penari tersebut berhadap-hadapan sembari menari seirama dengan musik

5.      Penari mengambil tameng dan tongkat lantas beradu

6.      Setelah beradu mereka menari lagi mengkuti musik yang mulai semarak kembali

7.      Penari tersebut keluar arena pertunjukan

8.      Musik semakin kencang hingga muncul empat penari

9.      Para penari dibagi menjadi dua kelompok

10.  Masing masing kelompok memberikan kesempatan pada salah satu diantaranya untukbertanding dengan memberikan tameng dan tongkat

11.  Duel dua penari diiringi musik hingga salah satu kalah dan empat penari keluar dari arena pertunjukan

12.  Musik semakin hiruk dan berlahan berhenti

13.  Pertunjukan selesai

Pakaian pemusik pada pertunjukan Peresehan:

1.      Kain batik

2.      Ikat kepala dari kain batik yang dibentuk sedemikian rupa

3.      Baju nampaknya bebas

Pakaian penari:

1.      Kain batik

2.      Kain sebagai sabuk

3.      Ikat kepala dari kain batik yang dibentuk sedemikian rupa

4.      Telanjang dada dan kaki

Urutan diatas adalah urutan apabila Peresean difungsikan sebagai performance art dan tidak berlaku apabila Peresean tengah dilombakan. Apabila dalam perlombaan, musik akan terus menggema hingga ada satu pesilat yang kalah dan tidak begitu nampak tarian harmonis seperti yang bisa dilihat saat Peresean digunakan sebagai performance art. Adapun peraturan dalam perlombaan Peresean ialah:

1.      Pertandingan dipimpin seorang wasit

2.      Pesilat menggunakan senjata tongkat dan tameng persegi

3.      Pertandingan dihentikan apabila seorang pesilat mengalami pendarahan

4.      Dilarang memukul bagian perut ke bawah

5.      Kemenangan seorang pesilat ditentukan oleh juri (biasanya hingga musuhnya mengalami pendarahan)

            

* Data didasarkan pada pertunjukan Peresehan

di Gedung Mandala Bakti Wanitatama

(15 November 2007) yang diselenggarakan oleh

Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

dan wawancara singkat dengan

penjaga stand daerah Lombok (tidak menyebutkan nama)

 pada acara Gelar Budaya Nusantara.

2 thoughts on “Apa itu Peresehan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s