ini hari keseribu duapuluh

ini hari kesekian ketika setiap mata menatapku dengan nanar. mencibirku dengan melumat setiap rasa.

ya, saat dimana aku tidak lagi mampu mempertangguing jawabkan kesalahanku:

bila benar ada hakim yang lebih hakim dari mata batinku

One thought on “ini hari keseribu duapuluh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s