tawar menawar

ketika ada seorang mengeluh kesakitan

kunyatakan Tuhanku

ketika ada seorang berdebat soal ideologi

kutawarkan Tuhanku

ketika ada seorang mengacungkan senjata

kuberikan Tuhanku

ketika ada seorang menjadikan saudaraku sebagai Tuhan

haruskah kujual Tuhanku?

menjawab komen seorang saudara, 30 nov ’08

4 thoughts on “tawar menawar

  1. Jangan de…Jangan kau jual Tuhanmu hanya demi bualan kosong itu….
    Semoga airmata ini bisa menjadi pelangi,ehm jembatan pelangi lebih tepatnya yang dapat menghantarkan diri pada pintu gerbang kebahagiaan…Sehingga tak lagi ad manusia, keluarga, temen dan makhluk lain yang jadi terluka karnaku.Amin

  2. Siip, wah hanya satu kata tapi berjuta makna, boleh saya mencoba mengartikan kata itu….tapi jika Sang RAja Berkenan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s