Tuhan, apa agamamu?

……….

……………..

……………………

yupz. tulisan itu ada begitu saja sebelum kelas dramaturgi dimulai. jika tanpa diingatkan seorang teman akupun barangkali tak akan melihatnya.

buat mataku, tulisan itu tentu bukan tulisan sembarangan. dan otomatis kemungkungkan besar penulisnyapun bukan orang iseng, tapi orang yang tengah mengalami kegoncangan luar biasa tentang Tuhan. hal wajar bagi seorang perenung.

mmmmmmm. apa ya agama tuhan? jika tuhan itu punya agama, berarti agama itu lebih dulu dari tuhan, sedangkan tuhan itu muawwal, Zat yang paling awal. tak ada yang mendahului kehadirannya-. dan hal itu berarti tuhan itu atheis. ya ga?

ketika aku kecil, aku pernah bertanya pada bunda. Gusti Allah jika ke pasar naik apa? fiuh. pertanyaan bodoh  yang bagi otakmu bukan? tapi sungguh, ketika itu aku sangat sulit membayangkan kehidupan sosok yang diperkenalkan padaku dengan sebutan tuhan. bagaimana mungkin ada zat yang tidak makan, tidur, beranak dan ciri kehidupan lainnya. suatu ketika aku ke rumah seorang sahabat, adiknya yang kelas tiga SD bertanya, Gusti Allah itu makan apa? ketika dijawab bahwa Gusti Allah itu tidak makan, si kecil Nadhif bertanya kembali, bagaimana jika aku memaksanya untuk makan? pertanyaan merepotkan dari seorang bocah yang tengah terengah-engah mengenali tuhan.

perjalanan luar biasa yang dihadirkan Tuhan bagi proses kita. fantastis. Tuhan menghadirkan agama, artinya Ia meminta kita untuk beragama. jika aku membangkang dengan alasan Tuhan adalah atheis, maka aku adalah makhluk paling tolol melebihi kedunguan setan dan malaikat karena menyamakan diri dengan Tuhan.

padahal, jangankan menyamakan diri, meminta sesuatupun sebenarnya kita tidak punya hak. kasih sayang Tuhanlah yang membuat kita ‘seolah’ punya hak untuk berdoa lantas ‘memaksa’ untuk dikabulkan. dan kadang aku sendiri juga heran dengan cintanya Tuhan. Dia itu ga pernah ngambek, padahal aku sering selingkuh. coba kalo Dia ngambek, wuaaaah, kacau deh. lawong Dia itu penguasa takdir dan jagat je,

 

ada masukan untuk aku yang pandir ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s