Jalan Sunyi

Jalan Sunyi

Oleh: Emha Ainun Nadjib (Caknun)

akhirnya …

kutahu,

jalan yang sunyi

kudendangkan lagu bisu

sendiri

di lubuk hati

puisi yang kusembunyikan dari kata-kata

cinta yang takkan

kutemukan

bentuknya…

kalau memang tak bisa engkau temukan wilayahku

biarlah aku yang terus berusaha mengetuk pintu rumahmu

kalau memang tak sedia engkau menatap wajahku

biarlah para kekasih rahasia Allah yang mengusap-usap kepalaku


akhirnya …

kutahu

jalan yang sunyi

kudendangkan lagi bisu

sendiri

dilubuk hati

puisi yang kusembunyikan dari kata-kata

cinta yang takkan kutemukan

bentuknya

mungkin engkau memerlukan darahku, untuk melepas dahagamu

mungkin engkau butuh kematianku, untuk menegakkan hidupmu

ambillah

ambillah

akan kumintakan izin kepada Allah yang memilikikinya

sebab, toh bukan dirimu ini yang kuinginkan

dan kurindukan


akhirnya …

kutahu,

jalan yang sunyi kudendangkan lagu bisu

sendiri

dilubuk hati

puisi yang kusembunyikan dari kata-kata

cinta yang takkan kutemukan

bentuknya

Nb: Cak, Akhirnya aku berani menuliskan kembali sajakmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s