kisah

pena: Pekik Nursasongko

Cahaya itu enggan berhenti

sangat cepat

dia lewat begitu saja

semalam

mataku hanya menangkap ekornya

berbentuk trisula bermata tiga

sedang cahaya itu berlari menuju peraduan

dimana Sang bertahta

mewahyukan semesta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s