Putihmu Bernoda (Kagem Resi)

Mulanya jauh

lantas berperang

kemudian mendekat

jadilah cerita

“Bukan, luka hanya luka.

tawa adalah soal berikutnya

ikuti perasaanmu

sasmita telah bersemayam”

ujarmu

tanganmu menengadah

terbukalah pintu

dan kulafalkan nama demi nama dengan terbata

aku memaki

kau tertawa

sebab ulahku membangunkan dewata

logika yang tidak logika

nyata yang tidak nyata

aku mematung

mengheningkan indra

kutatap ragamu

kaosmu pudar oleh cahaya dalam kain putih

kutatap putihnya

ada noda berwujud bunga

kutatap bunga

barangkali belum khatam kesunyianmu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s