khasiat jamur

Tahukah anda, jamur yang digunakan di Asia untuk pengobatan sudah ditemukan 100 persen efektif dalam mengurangi perkembangan tumor prostat pada tikus selama percobaan awal. Seperti diberitakan Science Daily, penemuan itu berdasarkan riset di Queensland University of Technology (QUT). Senyawa, polysaccharopeptide (PSP), yang disuling dari jamur ekor kalkun, ditemukan untuk menyasar sel-sel induk prostat dan mengurangi pembentukan tumor pada tikus. Temuan itu berdasarkan pada artikel yang ditulis peneliti senior Dr Patrick Ling dalam jurnal online PLoS ONE, dipublikasikan oleh Public Library of Science. Dr Ling, dari Australian Prostate Cancer Research Centre-Queensland and Institute for Biomedical Health & Innovation (IHBI) di QUT, mengatakan hasilnya bisa menjadi langkah penting terhadap memerangi penyakit yang membunuh 3.000 pria Australia setiap tahun. Dr Ling mengatakan terapi biasa hanya efektif dalam menyerang sel-sel kanker tertentu, bukan sel-sel induk kanker, yang memicu kanker dan menyebabkan perkembangan penyakit. Selama percobaan riset, yang dilakukan dalam kolaborasi dengan University of Hong Kong dan Provital Pty Ltd, tikus transgenik yang mengembangkan tumor prostat diberi makan PSP selam 20 minggu. Dr Ling mengatakan tidak ditemukan adanya tumor pada tikus yang diberi makan PSP, sedangkan tikus yang tidak diberi PSP mengembangkan tumor prostat. Dia mengatakan riset itu menunjukkan bahwa pengobatan PSP bisa benar-benar menghambat pembentukan tumor. “Penemuan kami mendukung bahwa PSP bisa berpotensi sebagai unsur pencegah melawan kanker prostat, kemungkinan melalui penargetan populasi sel induk kanker prostat,” kata dia. Dia mengatakan PSP sebelumnya menunjukkan memiliki sifat-sifatanti-kanker, dan jamur ekor kalkun (dikenal sebagai Coriolus versicolor atau Yun-zhi) sudah digunakan secara luas di Asia untuk pengobatan. Bagaimanapun, Dr Ling mengatakan itu pertama kalinya PSP ditunjukkan memiliki pengaruh sel induk anti-kanker. Meskipun jamur ekor kalkun memiliki sifat-sifat kesehatan bernilai, Dr Ling mengatakan tidak mungkin mendapat manfaat sama seperti yang ditunjukkan risetnya dari hanya makan jamur itu. (Ant/ARI).

http://kesehatan.liputan6.com/read/336029/jamur_bisa_mencegah_perkembangan_tumor_prostat

Militer terhebat di dunia

RUSIA

Russia adalah negara terluas didunia, juga negara yang jumlah senjata daratnya terbanyak didunia yaitu sejumlah 79,985. 22.800 adalah Tank, sementara Indonesia hanya punya 425 Tank dan total 2,122 senjata di daratan, Russia memiliki total sebanyak 526 Mesin Perang Angkatan Laut dan memiliki 3,888 angkatan udara, Russia juga memiliki sekitar 1,2 Juta Personil Militer. Russia merupakan produsen senjata terbesar ke-2 di dunia setelah Amerika. Dan selama sejarah militer Russia/Uni Soviet hanya pernah mengalami 3 kali kekalahan dalam  perang, yaitu perang Chechnya, 1905 lawan Jepang, dan Invasi Afghanistan.

Cina

Cina merupakan negara berpenduduk paling banyak di bumi ini, juga Cina memiliki Personil militer terbanyak di dunia,yaitu sekitar 2,2 Juta Personil, senjata daratnya berjumlah 31,300 dan 8,200 diantaranya adalah Tank. Cina memiliki 1,900 mesin perang angkatan udara, dan juga sebanyak 760 mesin perang angkatan laut. Yang menakutkan dari Cina adalah rata-rata orang disana yang masuk umur mampu militer adalah 20 Juta tiap tahunya.

Amerika Serikat

Photo credit: The National Guard

Amerika adalah kekuatan Ekonomi terbesar didunia, setelah runtuhnya Uni Soviet, Amerika berdiri sendiri sebagai negara Adidaya di dunia ini tanpa saingan, Amerika memiliki angkatan Laut dan Udara terkuat dunia (secara jumlah), yaitu sebanyak 1,559 Angkatan Laut dan sebanyak 18,169 Mesin perang angkatan udara. Amerika memiliki 1,3 Juta Personil aktif dalam militer, Amerika juga negara produksi senjata terbesar di dunia.

Nah, sekarang dimanakah letak kekuatan Indonesia?

Kopassus

Indonesia mencapai pencapaian yang cukup baik yaitu peringkat 14 dari 193 negara di dunia, Indonesia adalah negara dengan militer terkuat di Asia Tenggara dan Nomor 5 di Asia, pasukan elit khusus Indonesia ( Kopassus ) masuk dalam jajaran 5 top elit pasukan khusus dunia, bahkan Australia pun militer nya tak sekuat Indonesia, Australia berada di posisi 26. Indonesia memiliki sekitar 316,000 Personil, 2,122 Senjata Darat, 111 Mesin perang angkatan laut dan 313 angkatan udara. Sekarang dimanakah negara tetangga kita Malaysia ? yang pasti tidak ada di barisan Top 30.

Referensi : globalfirepower.com

Peristiwa penting di dunia

1st

1006 Supernova observed by Chinese & Egyptians in constellation Lupus.
1171 Dermot MacMurrough last Irish king of Leinster, dies.
1707 England, Wales & Scotland form UK of Great Britain.
1751 1st American cricket match was played.
1769 Arthur Wellsley Duke of Wellington, British PM (C) (1828-30), born.
1786 Mozart’s opera “Marriage of Figaro” premiers in Wien (Vienna).
1839 Chardonnet, France inventor (rayon), born.
1840 1st adhesive postage stamps (“Penny Blacks” from England) issued.
1889 1st International Workers Day, according to the 2nd International.
1913 Walter Susskind, Praha (Prague) Czechoslovakia, conductor, born.
1927 Harry Belefonte calypso singer (The Banana Boat Song), born.
1932 Paul Doumer Pres of France, assassinated by Russia’s Paul Gargalov.
1934 Philippine legislature accepts US proposal for independence.
1939 Batman Comics hit the street.
1939 Judy Collins, singer (Send in the Clowns, Clouds), born.
1941 “Citizen Kane,” directed & starring Orson Welles, premiers in NY.
1946 Joanna Lumley, Kashmir India, actress (Absolutely Fabulous, The Avengers), born.
1954 Ray Parker Jr rocker (Ghostbusters theme), born.
1959 Oscar Torp, Norwegian premier, dies.
1960 Russia shoots down Francis Gary Powers’ U-2 spy plane over Sverdlovsk.
1961 Fidel Castro announces there will be no more elections in Cuba.
1961 Tanganyika granted full internal self-government by Britain.
1963 Indonesia takes control of Irian Jaya (west New Guinea) from Netherlands.
1964 1st BASIC program run on a computer (Dartmouth).
1967 Priscilla & Elvis Presley wed.
1979 Elton John becomes 1st pop star to perform in Israel.
1979 Home rule introduced to Kalaallit Nunaat (Greenland).
1979 Marshall Islands (in the Pacific) become self-governing.
1989 135 acre Disney’s MGM studio officially opens to the public.

Back to Top

2nd

1519 Leonardo Da Vinci artist/scientist, dies at 67.
1660 Alessandro Scarlatti, Palermo Italy, composer (Tigrane), born.
1668 Treaty of Aix-la-Chapelle, ends War of Devolution.
1729 Catherine II (the Great) empress of Russia (1762-96), born.
1776 France & Spain agree to donate arms to American rebels.
1780 William Herschel discovers 1st binary star, Xi Ursae Majoris.
1808 Uprising against French occupation begins in Madrid.
1810 Leo XIII, 257th Roman Catholic pope (1878-1903), born.
1840 Theodor Herzl, founded Zionist movement, born.
1885 Congo Free State established by King Leopold II of Belgium.
1892 Manfred Freiherr von Richthofen [the Red Baron], German WW I ace, born.
1903 Benjamin Spock, pediatrician/author (Common Sense Book of Baby Care), born.
1904 Bing Crosby (claimed this to be his Birthdate: True Date May 3 1903), crooner/actor (Going My Way), born.
1935 Faisal II, King of Iraq, born.
1945 Russia takes Berlin.
1946 Prisoners revolt at Alcatraz, 5 die.
1952 1st commercial jet plane, BOAC Comet.
1956 US Lab detects high-temperature microwave radiation from Venus.
1957 Joseph McCarthy commie hunting senator, dies at 47.
1964 Beatles’ Second album goes #1 & stays #1 for for 5 weeks.
1975 Apple records closes down (Beatles first record company).
1979 “Quadrophenia” premieres in London.
1979 Vivekananda (Sri Lanka) begins nonstop ride, cycling 187 hrs, 28 min., around Vihara Maha Devi Park, Columbia, Sri Lanka.
1980 Joseph Doherty & 3 other IRA men arrested for murder.
1990 David Rappaport 3’11’ actor (wizard), shoots himself at 38.

Back to Top

3rd

1830 — First regular steam train passenger service starts.
1874 — Francois Coty, perfume maker, born
1898 — Golda Meir, Israeli leader, born
1933 — James Brown, singer of “I Feel Good . . . HEH!” fame, born.
1947 — Frankie Valli, seasonal singer, born
1952 — First landing by an airplane at geographic North Pole.

4th

1493 — Alexander VI divides non-Christian world between Spain & Portugal.
1626 — Indians sell Manhattan Island for $24 in cloth & buttons.
1715 — French manufacturer debuts 1st folding umbrella (Paris).
1825 — Thomas Henry Huxley scientist/humanist/Darwinist, born.
1858 — War of the Reform (Mexico); Liberals establish capital at Vera Cruz.
1886 — Haymarket riot in Chicago; bomb kills 7 policemen.
1891 — Sherlock Holmes “dies” at Reichenbach Falls.
1918 Kakuei Tanaka Japanese PM convicted of bribe-taking, born.
1927 Academy of Motion Picture Arts & Sciences forms.
1929 Audrey Hepburn, Brussels, Belgium (Breakfast at Tiffany’s, My Fair Lady), born.
1938 Douglas Hyde (a protestant) becomes 1st president of Eire.
1958 Keith Haring Kutztown Pa, graffiti artist (Vanity Fair, Paris Review), born.
1959 Randy Travis country singer (Always & Forever), born.
1970 4 students at Kent State University killed by Ohio National Guard during anti-war protest.
1976 Kiss performs their 1st concert.
1979 Margaret Thatcher becomes prime minister of England.
1990 Angela Bowie reveals that ex husband David slept with Mick Jagger.
1990 Latvia’s parliament votes 138-0 (1 abstention) for Independence.
1991 President Bush is hospitalized for erratic heartbeat.

5th

In 553 Second Council of Constantinople (5th ecumenical council) opens.
In 1705 Leopold I Emperor of Holy Roman Empire, dies at 64.
In 1813 Síren Kierkegaard Denmark, philosopher, founded Existentialism, born.
In 1818 Karl Marx philosopher (Communist Manifesto, Das Kapital), born.
In 1867 Battle of Puebla; Mexicans defeat Maximilian’s forces (Cinco de Mayo).
In 1891 Carnegie Hall opens in NYC with Tchaikovsky as guest conductor.
In 1900 Spencer Tracy actor (Guess Who’s Coming to Dinner), born.
In 1908 Rex Harrison England, actor (My Fair Lady, Cleopatra), born.
In 1912 Fifth modern Olympic games opens in Stockholm.
In 1913 Tyrone Power actor (Mark of Zorro, Alexander’s Ragtime Band), born.
In 1925 John T Scopes arrested for teaching evolution in Tennessee.
In 1930 First woman to fly solo from England to Australia takes-off (Amy Johnson).
In 1943 Michael Palin comedian (Monty Python, Fish Called Wanda), born.
In 1945 Netherlands & Denmark liberated from Nazi control.
In 1965 First large-scale US Army ground units arrive in South Vietnam.
In 1981 Bobby Sands IRA activists dies in his 66th day of his hunger strike.
In 1990 Paul Hogan & Linda Koslowski wed in Byron Bay, Eastern Australia.
In 2000 Conjunction of Sun, Mercury, Venus, Mars, Jupiter, Saturn & Moon

Back to Top

6th

In 1527 Sack of Rome – End of the Renaissance.
In 1626 Peter Minuet purchases Manhattan Island for $24.
In 1818 Karl Marx, author of the Communist Manifesto, born
In 1851 Patent granted to Dr. John Farrie for a “refrigeration machine”.
In 1856 Sigmund Freud, cigar smoker, psychiatrist, born
In 1895 Rudolph Valentino, silent film star, sheik
In 1915 T. H. White, writer, born
In 1915 Orson Welles, actor (Citizen Kane), director, genius, born
In 1937 The dirigible Hindenburg explodes in flames at Lakehurst, NJ.
In 1954 Roger Bannister breaks the 4 min mile in 3:59:4
In 1985 Seventeenth Space Shuttle Mission – Challenger 7 returns to Earth.

Back to Top

7th

In 1812 Robert Browning, poet, born.
In 1824 Beethoven’s Ninth Symphony presented for first time.
In 1833 Johannes Brahms, composer, born.
In 1840 Peter Ilich Tchaikovsky, composer, born.
In 1901 Gary Cooper, actor (High Noon, The Plainsman), born.
In 1909 Edwin Land, founded instant photography (Polaroid), born.
In 1919 Eva Peron, Argentine first lady, born
In 1945 World War II ends in Europe. Nazis surrender to General Eisenhower at Reims, France.
In 1968 Traci Lords, actress, born.

Back to Top

8th

In 535 John II ends his reign as Catholic Pope.
In 615 St Boniface IV ends his reign as Catholic Pope.
In 685 St Benedict II ends his reign as Catholic Pope.
In 1450 Jack Cade’s Rebellion-Kentishmen revolt against King Henry VI.
In 1541 Hernando de Soto discovers Mississippi River.
In 1737 Edward Gibbon England, historian (Decline & Fall of Roman Empire), born.
In 1753 Miguel Hidalgo father of Mexican independence, born.
In 1824 William Walker filibuster, president of Nicaragua (1856-57), born.
In 1828 Jean Henri Dunant Switzerland, founded Red Cross, YMCA (Nobel 1901), born.
In 1866 Australian Rules Football is created.
In 1884 Harry S Truman Missouri, 33rd US President (D) (1945-1953), born.
In 1886 Atlanta pharmacist John Styth Pemberton invents Coca Cola.
In 1895 China cedes Taiwan to Japan under Treaty of Shimonoseki.
In 1926 Richard F Attenborough environmentalist/zoologist/filmmaker (BBC), born.
In 1930 Gary Snyder beat poet (Rip Rap & Cold Mountain Poems), born.
In 1944 Gary Glitter [Paul Gadd] England, rocker (Rock & Roll Part II), born.
In 1945 Nazi General Von Keitel surrenders to Russian Marshal Zhukov near Berlin.
In 1945 V-E Day; Germany signs unconditional surrender, WW II ends in Europe.
In 1970 Beatles release “Let it Be” album.
In 1984 USSR announces it will not participate in LA Summer Olympics.
In 1988 Robert A Heinlein sci-fi writer, dies of heart failure at 80.

Back to Top

9th

In 1502 Columbus left Spain on his 4th and final trip to the New World.
In 1860 James M. Barrie (in Scotland), Author (Peter Pan)
In 1873 Howard Carter, Egyptologist who found King Tutankhamen
In 1936 Albert Finney, actor (Oliver, The Twelve Chairs)
In 1936 Italy annexed Ethiopia.
In 1945 Czechoslovak National Day.
In 1946 Candice Bergen (in Beverly Hills), actor (Murphy Brown)
In 1949 Billy Joel (in the Bronx, NY), singer, piano man
In 1950 EEC Anniversary.
1974 In House Judiciary Committee begin formal hearings on Nixon impeachment.

Back to Top

10th

In 1838 John Wilkes Booth assassin of Abraham Lincoln, born.
In 1850 Sir Thomas Lipton tea magnate (Lipton Tea), born.
In 1863 Gen Stonewall Jackson dies from wounds received at Chancellorsville.
In 1872 Victoria Woodhull becomes 1st woman nominated for US president.
In 1879 Meteor falls near Estherville, Iowa.
In 1899 Fred Astaire Omaha Neb, tap dancer/actor (Easter Parade, Swingtime), born.
In 1902 David O Selznick Pittsburgh Pa, producer (Gone With the Wind), born.
In 1908 First Mother’s Day held (Philadelphia).
In 1910 Halley’s closest approach to Earth.
In 1910 William Huggins discoverer of stellar nature of Andromeda, dies.
In 1940 Winston Churchill succeeds Neville Chamberlain as British PM.
In 1941 England’s House of Commons destroyed in a blitz.
In 1943 Donovan (Leitch) Scotland, rock singer (Mellow Yellow), born.
In 1955 Mark David Chapman assassin of John Lennon, born.
In 1957 Sid Vicious [John Beverly], bassist (Sex Pistols), born.
In 1960 Bono, aka Paul Hauson, rocker (U2), born.
In 1963 Decca signs the Rolling Stones on advice of Beatle George Harrison.
In 1986 Tommy Lee drummer of Motley Crue marries Heather Locklear.

Back to Top

11th

In 330 Constantinople (later Istanbul) founded.
In 1812 Waltz introduced into English ballrooms. Most observers consider it disgusting & immoral. No wonder it caught on!
In 1888 Irving Berlin [Isadore Balin], Temun, Russia, composer (White Xmas), born.
In 1892 Dame Margaret Rutherford, England, actress (Murder Most Foul), born.
In 1904 Salvador Dali, Spain, surrealist artist (Crucifixion), born.
In 1916 Einstein’s Theory of General Relativity presented.
In 1917 Britain grants Royal Letters Patent to New Zealand.
In 1924 Jackie Milburn, English soccer star (Newcastle United).
In 1927 Mort Sahl comedian/political satirist/beatnik (Big Party).
In 1941 Eric Burdon, rocker (Animals-House of the Rising Sun).
In 1947 Laos accepts constitution for parliamentary democracy.
In 1949 By a vote of 37-12, Israel becomes 59th member of UN.
In 1949 Siam renames itself Thailand.
In 1951 Jay Forrester patents computer core memory.
In 1959 Elvis Presley’s 1st entry on UK charts with “Heartbreak Hotel”.
In 1960 Israeli soldiers capture Adolf Eichmann in Buenos Aires.
In 1960 John D Rockefeller, Jr. philanthropist, dies at 86.
In 1981 Bob Marley reggae singer, dies at 36 of brain & lung cancer.
In 1962 Emilio Estevez actor (Breakfast Club, Young Guns).
In 1965 Bangladesh windstorm kills 17,000.
In 1975 Israel signs an agreement with European Economic Market.
In 1977 Ted Turner manages an Atlanta Braves game.

Back to Top

12th

In 254 — St Stephen I begins his reign as Catholic Pope.
In 1812 Edward Lear England, landscape painter, writer of nonsense verse, born.
In 1820 Florence Nightingale Florence, Italy, nurse (Crimean War), born.
In 1881 Treaty of Bardo, Tunisia becomes a French protectorate.
In 1929 Burt Bacharach composer (I’ll Never Fall in Love Again), born.
In 1936 George VI’s coronation in Great Britain.
In 1937 Beryl Burton UK, won record (7) women’s cycling titles, born.
In 1940 Nazi blitz conquest of France began by crossing Muese River.
In 1943 Axis forces in North Africa surrender.
In 1948 Steve Winwood England, rocker (A Higher Love), born.
In 1949 West begins Berlin Airlift to get supplies around Soviet blockade.
In 1950 Shozo Fujii judo champion, born.
In 1960 Elvis Presley appears on a Frank Sinatra TV special.
In 1962 Emilio Estevez actor (Young Guns), born.
In 1963 Bob Dylan walks off Ed Sullivan Show.
In 1965 Israel & West Germany exchange letters beginning diplomatic relations.
In 1972 Paul McCartney & Wings release “Mary Had a Little Lamb”.
In 1977 First quadraphonic concert (Pink Floyd in London).
In 1982 In Fatima Portugal, a Spanish priest with a bayonet is stopped prior to his attempt to attack Pope John Paul II.
In 1984 South African prisoner Nelson Mandela sees his wife for 1st time in 22 years.
In 1990 Nora Dunn & Sinead O’Connor boycott Saturday Night Live to protest Andrew “Dice” Clay’s hosting.

Back to Top

13th

In 535 St Agapitus I begins his reign as Catholic Pope.
In 1655 Innocent XIII, 244th Roman Catholic pope (1721-24), born.
In 1717 Empress Maria Theresa, Austria (Wife of Napoleon), born.
In 1842 Sir Arthur Sullivan, London, England, of Gilbert & Sullivan fame, born.
In 1856 Peter Henry Emerson, 1st to promote photography as an independent art, born.
In 1888 Brazil abolishes slavery.
In 1907 Daphne du Maurier novelist (Rebecca, The Parasites), born.
In 1912 Royal Flying Corps established in England.
In 1913 First four engine aircraft built & flown (Igor Sikorsky-Russia).
In 1931 Jim Jones, reverend, poisoned several hundred of his followers in Guyana, born.
In 1940 Churchill says “I have nothing to offer but blood, toil, tears & sweat”.
In 1941 Ritchie Valens, singer (Donna, La Bamba), born.
In 1950 Peter Gabriel, rocker (Genesis-Against All Odds), born.
In 1950 Diner’s Club issues its 1st credit cards.
In 1950 Stevie Wonder, singer/songwriter (You are The Sunshine of My Love), born.
In 1961 Gary Cooper, 2 time Academy award winning actor, dies at 60.
In 1965 Rolling Stones record “Satisfaction”.
In 1966 Rolling Stones release “Paint It Black”.
In 1970 Beatles movie “Let It Be” premiers.
In 1981 Pope John Paul II shot, wounded by assailant in St Peter’s Square.

Back to Top

14th

In 1004 Henry II the Saint crowned as king of Italy
In 1027 Robert II, the Vrome, names son Henry I, King of France
In 1264 Baron’s War fought in England
In 1264 Battle at Lewes: Simon van Leicester beats English king Henry III
In 1590 Battle at Ivry: French King Henri IV beats Catholic League
In 1607 First permanent English settlement in New World, Jamestown, VA
In 1643 Louis XIV becomes King of France
In 1702 England & Netherlands declares war on France & Spain
In 1702 Swedish troops under King Charles XII occupy Warsaw
In 1767 British government disbands Americans import duty on tea
In 1787 Delegates gather in Philadelphia to draw up US Constitution
In 1796 First smallpox inoculation administered, by Edward Jenner
In 1804 Lewis & Clark set out from St Louis for Pacific Coast
In 1874 — First admission charge at a football game, Harvard beats McGill 3-0
In 1894 Fire in Boston bleachers spreads to 170 adjoining buildings
In 1896 Lowest US temperature in May recorded (-10øF-Climax, Colorado)
In 1904 First Olympics in US are held at St Louis, MO.
In 1906 Flagpole at the White Sox ballpark breaks during pennant-raising
In 1908 First passenger flight in an airplane
In 1921 — Florence Allen is 1st woman judge to sentence a man to death
In 1921 — Mussolini’s fascists obtains 29 parliament seats
In 1935 — Plebiscite in Philippines ratifies independence agreement
In 1940 — Nazi bombs Rotterdam (600-900 dead), Netherlands surrender to Germany
In 1941 — 3,600 Parisian Jews arrested
In 1942 US Women’s Army Auxiliary Corps (WAAC) forms
In 1944 Gen Rommel, Speidel & von Stalpnagel attempt to assassinate Hitler
In 1945 Kamikaze-Zero strikes US aircraft carrier Enterprise
In 1945 US offensive on Okinawa, Sugar Loaf conquered
In 1946 Paul Hindemith’s “For Those We Love,” premieres
In 1948 Israel declares independence from under British administration
In 1948 US grants Israel de facto recognition
In 1948 US performs atmospheric nuclear test at Enwetak
In 1949 Truman signs bill establishing a rocket test range at Cape Canaveral
In 1960 USSR launch 1st (unmanned) space capsule
In 1961 Bus with 1st group of Freedom Riders bombed & burned in Alabama
In 1963 Kuwait is 111th member of the United Nations
In 1973 Skylab launched, 1st Space Station
In 1973 US Supreme court approves equal rights to females in military
In 1986 Institute for War documents publishes Anne Franks complete diary
In 1989 Demonstration for democratic reforms in Beijing’s Tiananmen square
In 1995 Dalai Lama proclaims 6-year-old Gedhun Choekyi Nyima 11th
In 1998 Last episode of Seinfeld on NBC (commercials are $2M for 30 seconds)

Back to Top

15th

In 1602 Cape Cod was discovered by the English navigator Batholomew Gosnold.
In 1753 Whitsunday Term Day.
In 1886 American poet Emily Dickinson died.
In 1918 US Airmail begins between Wash DC, Philadelphia and New York.
In 1919 Wladziu Valentino Liberace, pianist, born
In 1930 A United Air Lines flight from Oakland, CA to Cheyenne, WY carried the first airline “air hostess” (stewardess) — Ellen Church.
In 1934 US Dept of Justice offers $25,000 reward for Dillinger, dead or alive.
In 1936 Paul Zindel, playwright, born
In 1940 Nylon stockings on sale for the first time in the United States.
In 1948 Brian Eno, singer, songwriter, born
In 1955 Lee Horsley, actor, born
In 1958 The Soviet Union launched Sputnik III.

Back to Top

16th

In 1770 Marie Antoinette married the future King Louis XVI of France.
In 1801 William H. Seward, who bought Alaska at $0.02/acre, born.
In 1905 Henry Fonda (in Grand Island, Nebraska), actor, born.
In 1920 Joan of Arc was canonized in Rome.
In 1929 First Academy Awards were given out. ‘Wings’ won best picture. Best Actor went to Emil Jennings; Best Actress, Janet Gaynor.
In 1952 Pierce Brosnan (in Israel), actor (current James Bond), born.
In 1955 Debra Winger (in Columbus, Ohio), actor, born.
In 1955 Olga Korbut (in Russia), gymnast, born.
In 1966 Janet Jackson, singer, Michael’s sister, born.
In 1969 Venera 5, Venus landing. First successful landing on another planet.
In 1970 Gabriela Sabatini, tennis professional, born.
In 1975 Japanese Junko Tabei became first woman to reach Mt Everest’s summit.
In 1990 Sammy Davis, Jr., “The Complete Entertainer”, dies of throat cancer.
In 1990 Later that day, Jim Henson, creator of the Muppets, dies from pneumonia and complications.

Back to Top

17th

In 218 Seventh recorded perihelion passage of Halley’s Comet.
In 352 Liberius begins his reign as Catholic Pope.
In 884 St Adrian III begins his reign as Catholic Pope.
In 1444 Sandro Botticelli, Italian painter (Birth of Venus), born.
In 1620 First merry-go-round seen at a fair (Philippapolis, Turkey).
In 1630 Italian Jesuit Niccolo Zucchi, 1st to see 2 belts on Jupiter surface.
In 1672 Frontenac becomes governor of New France (Canada).
In 1749 Edward Jenner England, physician, started vaccination, born.
In 1809 Papal States annexed by France.
In 1814 Denmark cedes Norway to Sweden (Norwegian National Day). Norwegian constitution passed by assembly at Eidsvoll.
In 1836 Joseph Norman Lockyer discovered Helium/founded Nature magazine, born.
In 1900 Ayatollah Ruhollah Khomeini Iran’s spiritual leader, born.
In 1928 Ninth modern Olympic games opens in Amsterdam.
In 1936 Dennis Hopper actor (True Grit, Blue Velvet, Easy Rider), born.
In 1940 Germany occupies Brussels, Belgium and begins invasion of France.
In 1942 Taj Mahal NYC, singer/songwriter (The Real Thing), born.
In 1950 Christian Lacroix, French couturier, born.
In 1956 “Sugar” Ray Leonard welter/middle/light-heavyweight boxing champion, born.
In 1963 Brigitte Nielsen actress (Red Sonja, Rocky IV, Domino), born.
In 1970 Thor Heyerdahl crosses the Atlantic on reed raft ‘Ra’.
In 1975 10cc releases I’m Not in Love.
In 1983 Israel and Lebanon sign a peace treaty.
In 1989 Nelson Mandela receives a BA from University of South Africa.

18th

In 526 St John I ends his reign as Catholic Pope.
In 1804 Napoleon became Emperor of France.
In 1830 Edwin Budding of England signs an agreement for manufacture of his invention, the lawn mower.
In 1868 Nicholas II last Russian tsar (1894-1917), born.
In 1872 Bertrand Russell England, mathematician/philosopher (Nobel 1950), born.
In 1897 Frank Capra movie director (Its a Wonderful Life, Arsenic and Old Lace), born.
In 1900 Britain proclaims protectorate over kingdom of Tonga.
In 1910 Passage of Earth through tail of Halley’s Comet causes near-panic.
In 1912 Perry Como singer/TV (Perry Como Show, What did Delaware?), born.
In 1918 Pope John Paul II 264th Roman Catholic pope (1978- ), born.
In 1919 Dame Margot Fonteyn England, ballerina (partner of Nureyev), born.
In 1960 Yannick Noah France, tennis player (French 1983), born.
In 1965 Gene Roddenberry suggests 16 names including Kirk for Star Trek Captain.
In 1980 Ian Curtis musician (Joy Division), dies.
In 1980 Mount St Helens blows its top in Washington State.

19th

In 715 St Gregory II begins his reign as Catholic Pope.
In 1536 Anne Boleyn wife of Henry VIII, beheaded.
In 1588 Spanish Armada sets sail for Lisbon, bound to England.
In 1611 Innocent XI 240th Roman Catholic pope (1676-89), born.
In 1780 About midday, near-total darkness descends on much of New England to this day it’s cause is still unexplained.
In 1890 Ho Chi Minh trail blazer/leader of Vietnam (1946, 1969), born.
In 1925 Malcolm X Omaha NB, assassinated leader of Black Muslims, born.
In 1928 “Firedamp” explodes in Mather, PA coal mine killing 195 of 273 miners.
In 1935 T. E. Lawrence (of Arabia) dies in a motorcycle crash.
In 1945 Peter Townsend singer (Who-Tommy), born.
In 1964 US diplomats find at least 40 hidden microphones in the Moscow embassy.
In 1966 Tortoise reportedly given to Tonga’s king by Capt. Cook (1773), dies.
In 1971 Ogden Nash poet/TV panelist (Masquerade Party), dies at 68.
In 1971 USSR launches Mars 2, first spacecraft to crash land on Mars.
In 1976 Gold ownership legalized in Australia.
In 1979 Guitarist Eric Clapton marries Patti Boyd.
In 1983 NASA launches Intelsat V.
In 2161 Syzygy: 8 of 9 planets aligned on same side of sun.

Back to Top

20th

In 526 Earthquake kills 250,000 in Antioch, Syria.
In 1506 Christopher Columbus explorer, dies in poverty in Spain at 55.
In 1690 England passes Act of Grace, forgiving followers of James II.
In 1799 Honore de Balzac France, novelist (Pere Goriot), born.
In 1806 John Stuart Mill philosopher/political economist/Utilitarian, born.
In 1874 Levi Strauss markets blue jeans with copper rivets, price $13.50 doz.
In 1900 Second modern Olympic games opens in Paris (lasted 5 months).
In 1908 Jimmy Stewart, actor (Mr. Smith Goes to Wash, Wonderful Life), born.
In 1915 Moshe Dayan Israeli general/politician, born.
In 1926 Thomas Edison says Americans prefer silent movies over talkies.
In 1927 Great Britain via treaty grants Saudi Arabia’s kingdom independence.
In 1944 Joe Cocker England, rock musician (You can leave your hat on), born.
In 1946 Cher, rocker/actress (I got you babe, Jack Lalane, Mask), born.
In 1956 Atomic fusion (thermonuclear) bomb dropped from plane-Bikini Atoll.
In 1967 BBC bans Beatle’s A Day in the Life (drug references).
In 1970 The Beatles’ Let it Be movie premiers in UK.
In 1972 Republic of Cameroon declared as constitution is ratified.
In 1979 First western pop star to tour the USSR-Elton John.
In 1985 FBI arrests John A Walker, Jr., convicted of spying for USSR.
In 1989 China declares martial law in Beijing.
In 1989 Gilda Radner comedienne (SNL), dies at 42 of cancer.

Back to Top

21st

In 427 B.C. Plato (Aristocles), philosopher/writer, Athens, born.
In 1471 Albrecht Dürer Nörnberg Germany, Renaissance painter/print maker, born.
In 1527 Philip II king of Spain (1556-98) and Portugal (1580-98), born.
In 1688 Alexander Pope England, poet, born.
In 1904 Fats Waller jazz pianist, composer (Ain’t Misbehavin’), born.
In 1904 Federation Internationale de Football Association (FIFA), Soccer’s World governing body forms.
In 1927 Lindbergh lands in Paris, after 1st solo air crossing of Atlantic.
In 1948 Leo Sayer [Gerard], England, singer (When I Need Love), born.
In 1952 Mr T [Lawrence Tero], Chicago, actor, (A-Team, Rocky III, T and T), born.
In 1980 Empire Strikes Back premieres.
In 1983 David Bowie’s Let’s Dance single goes #1.
In 1991 Rajiv Gandhi Indian Prime Minster, assassinated.

22nd

In 760 Fourteenth recorded perihelion passage of Halley’s Comet.
In 1807 Townsend Speakman first sells fruit-flavored carbonated drinks (Philadelphia).
In 1813 Richard Wagner Leipsig Germany, composer (Ring, Flying Dutchman, Ride of the Valkries), born.
In 1858 Confederacion Granadina (now Colombia) forms.
In 1859 Sir Arthur Conan Doyle UK, brought Sherlock Holmes to life twice, born.
In 1868 Great Train Robbery; 7 men make off with $98,000 in cash.
In 1924 Charles Aznavour Paris France, singer (Monsieur Carnavel), born.
In 1939 Hitler and Mussolini sign “Pact of Steel”.
In 1959 Morrissey, (Steven Patrick) British rocker (The Smiths and solo artist), born.
In 1965 Beatles’ Ticket to Ride, single goes #1.
In 1967 Egyptian president Nassar closes Straits of Tiran to Israel.
In 1972 Ceylon becomes Republic of Sri Lanka as its constitution is ratified.
In 1977 Final European scheduled run of the Orient Express (94 years).
In 1990 Rocky Graziano boxer, dies at 71, of heart failure.

23rd

In 1430 Joan of Arc captured by Burgundians who sold her to the English.
In 1533 King Henry VIII and Catherine of Aragon marriage declared null and void by the newly formed Church of England.
In 1701 Captain Kidd is hanged in London after convicted of piracy and murder.
In 1883 Douglas Fairbanks, first and greatest of Hollywood’s swashbucklers, born
In 1873 Canada’s North West Mounted Police force (The Mounties) first established.
In 1915 Italy declared war on Austria-Hungary in World War I.
In 1933 Joan Collins (in London), actor, born
In 1934 Bonnie and Clyde shot in Louisiana ambush.
In 1937 Industrialist John D. Rockefeller died in Ormond Beach, FL.
In 1945 Nazi Himmler committed suicide while in prison at Lunenburg, Germany.
In 1949 West Germany was proclaimed.
In 1952 ‘Marvelous’ Marvin Hagler (in New Jersey), boxer, born
In 1960 Israel announced capture of Nazi Adolf Eichmann in Argentina.

Back to Top

24th

In 1686 Gabriel Daniel Fahrenheit, invented the thermometer, born.
In 1743 Jean-Paul Marat, philosopher, born.
In 1819 Queen Victoria, British ruler, born.
In 1844 Samuel F. B. Morse taps out “What Hath God Wrought”.
In 1899 The first auto repair shop opens in Boston, MA.
In 1941 Robert Zimmerman (a.k.a. Bob Dylan) (in Minnesota), folk singer, born.
In 1944 Patti Labelle, singer, born.
In 1945 Priscilla Presley, actor, wife of Elvis, born.
In 1954 First rocket to exceed 150 mile altitude – White Sands, NM.
In 1959 First house with built-in bomb shelter exhibited, Pleasant Hills, Pa.
In 1962 M. Scott Carpenter aboard Aurora 7 is launched.
In 1964 Beatles’ third appearance on Ed Sullivan.
In 1975 Soyuz 18B is launched.

Back to Top

25th

In 585 B.C. First known prediction of a solar eclipse.
In 1085 St Gregory VII, pope (1073-85), dies (birth date unknown).
In 1085 Alfonso VI of Castile captured Toledo, Spain, and brought the Moorish center of science into Christian hands.
In 1803 Ralph Waldo Emerson US, essayist/philosopher, born.
In 1810 Argentina declares independence from Napoleonic Spain (Natl. Day).
In 1878 Bill “Bojangles” Robinson, actor (Stormy Weather, Little Colonel), born.
In 1889 Igor Sikorsky developed a working helicopter, born.
In 1911 Revolution in Mexico overthrows President Diaz.
In 1914 British House of Commons passes Irish Home Rule.
In 1926 Miles Davis trumpeter; pioneered cool jazz (Porgy and Bess), born.
In 1927 Robert Ludlum spy novelist (Bourne Identity), born.
In 1927 Henry Ford stops producing Model T car (begins Model A).
In 1935 Jesse Owens equals or breaks 6 world records in one hour.
In 1941 Five thousand drown in a storm at Ganges Delta region in India.
In 1943 Sally Jesse Raphael TV talk show host (Sally), born.
In 1944 Frank Oz Heresford England, puppeteer (Sesame St, Muppet Show), born.
In 1945 Arthur C. Clarke proposes relay satellites in geosynchronous orbit.
In 1946 Jordan gains independence from Britain (Natl. Day).
In 1958 Paul Weller guitar (Jam-This is the Modern World, Style Council), born.
In 1967 John Lennon takes delivery of his psychedelic painted Rolls Royce.
In 1978 Star Wars released.
In 1983 Return of the Jedi (Star Wars 3) released.

Back to Top

26th

In 1328 William of Ockham forced to flee from Avignon by Pope John XXII.
In 1667 Abraham De Moivre French mathematician (De Moivre’s theorem), born.
In 1799 Alexander S Pushkin Russia, writer (Eugene Onegin), born.
In 1886 Al Jolson jazz singer/silent film actor (Mamie, Swanee), born.
In 1896 Last Czar of Russia, Nicholas II, crowned.
In 1907 John Wayne “Duke”, [Marion Michael Morrison] actor (True Grit), born.
In 1913 Peter Cushing England, actor (Hound of the Baskervilles), born.
In 1918 Georgian Social Democratic Republic declared independence from Russia.
In 1923 First Le Mans Grand Prix d’Endurance was run.
In 1937 San Francisco Bay’s Golden Gate Bridge opens.
In 1946 Patent filed in US for H-Bomb.
In 1946 Stevie Nicks Phoenix, AZ, rocker (Fleetwood Mac-Bella Donna), born.
In 1948 South Africa elects a nationalist government with apartheid policy.
In 1957 Siouxsie [Susan Ballion], (Siouxsie and the Bandshee-Wild Thing), born.
In 1966 British Guiana gains independence, takes the name Guyana.
In 1969 Apollo 10 returns to Earth.
In 1969 John and Yoko begin their 2nd bed-in (Queen Elizabeth Hotel, Montreal).

Back to Top

27th

In 1647 Achsah Young becomes 1st woman known to be executed as a witch (MA).
In 1837 Wild Bill Hickok cowboy, born.
In 1844 Samuel F. B. Morse completes 1st telegraph line.
In 1911 Vincent Price St Louis Mo, actor (The Fly, Laura), born.
In 1949 Ropert L. Ripley cartoonist (Believe It or Not), dies at 55 in NY.
In 1958 Neil Finn rocker (Split Enz-I Got You, Crowded House), born.
In 1965 Pat Cash tennis player (Wimbledon 1987), born.

Back to Top

28th

In 1738 Dr. Joseph Guillotin, guess what he invented, born.
In 1742 First indoor swimming pool opens at Goodman’s Fields, London.
In 1886 Jim Thorpe, Olympic athlete, born.
In 1908 Ian Fleming, writer (James Bond series), born.
In 1929 First all color talking picture On With The Show exhibited, NYC.
In 1944 Gladys Knight, singer, born.
In 1953 Premier of first animated 3-D cartoon in Technicolor – Melody.
In 1959 First animals fired into space and rescued, Cape Canaveral.
In 1961 Amnesty International Anniversary.
In 1971 Mars 3 launched. First spacecraft to soft land on Mars.

Back to Top

29th

In 757 St Paul I begins his reign as Catholic Pope.
In 1453 Constantinople falls to Muhammad II (Turks); ends Byzantine Empire. Also considered the end of the Middle Ages.
In 1630 Charles II king of England (1660-85), born.
In 1826 Ebenezer Butterick inventor (tissue paper dress pattern), born.
In 1837 Birth of Charles W. Fry, the English musician who, along with his three sons, formed the first Salvation Army brass band.
In 1900 Trademark Escalator registered by Otis Elevator Co..
In 1911 First running of the Indianapolis 500.
In 1917 John Fitzgerald Kennedy, 35th U.S. President (1961-1963), born.
In 1922 Ecuador becomes independent.
In 1939 Al Unser, auto racer (Indianapolis 500-1970, 71), born.
In 1953 Hillary and Tenzing become 1st humans to reach top of Mt Everest.
In 1958 Annette Bening, actress (Bugsy, Valmont), born.
In 1977 Sue Press is 1st woman golfer to hit consecutive holes-in one.
In 1980 Larry Bird beats out Magic Johnson for NBA rookie of year.
In 1984 Eric Morecambe comedian (Morecambe and Wise), dies at 58.
In 1985 Thirty-five die in rioting between British and Italians at European Cup soccer.
In 1987 Michael Jackson attempts to buy Elephant Man’s remains.

Back to Top

30th

In 1431 Joan of Arc burned at the stake in Rouen, France at age 19.
In 1778 The French philosopher Voltaire died.
In 1908 Mel Blanc, the voice of Bugs Bunny, Elmer Fudd, Daffy Duck, Porky Pig, Tweety Bird, Sylvester the Cat, Barney Rubble, etc, etc, born.
In 1909 Benny Goodman, bandleader, king of swing, born
In 1911 Indianapolis 500 car race run for first time. Winning driver Ray Harroun takes it with a blazing 75 mph.
In 1926 Christine Jorgensen, pioneer transsexual, born
In 1971 Mariner 9 launched.
In 1972 Three Japanese PFL terrorists kill 24, wound 72 at Tel Aviv’s Lydda airport.
In 1982 Spain became the 16th member of North Atlantic Treaty Organization.

Back to Top

31th

In 1678 Lady Godiva takes a ride through Coventry.
In 1809 Composer Franz Josef Hayden died in Vienna, Austria.
In 1819 Walt Whitman (in West Hills, NY), poet, born.
In 1868 First recorded bicycle race, 2 kilometers in Paris.
In 1879 First electric railway opens at Berlin Trades Exposition.
In 1908 Don Ameche, actor (Cocoon, Trading Places), born.
In 1910 Union of South Africa was founded.
In 1916 During WW I British and German fleets fought the Battle of Jutland.
In 1923 Prince Rainier of Monaco, born.
In 1930 Clint Eastwood, actor (Dirty Harry, Heartbreak Ridge, City Heat), born.
In 1950 Tom Berenger, actor, born.
In 1961 South Africa became an independent republic.
In 1962 WW II Gestapo official Adolf Eichmann hung in Israel.
In 1965 Brooke Shields (in New York City), actor, model, born.
In 1970 Tens of thousands of people in Peru died in an earthquake.
In 1974 Israel and Syria sign an agreement concerning the Golan Heights.
In 1988 Americans and Soviets ratify the INF treaty, agreeing to eliminate medium range nuclear warheads.

Emha Ainun Nadjib: Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki:

Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki

Oleh: Emha Ainun Nadjib

ADA kesombongan orang berkuasa. Ada kesombongan orang kaya. Ada kesombongan
orang pandai. Juga ada kesombongan orang saleh.

Kita awali dengan suatu identifikasi elementer. Semua orang adalah rakyat,
tetapi kalau ada penguasa, maka yang dimaksud dengan rakyat tentu mereka yang
dikuasai. Rakyat adalah yang miskin, rakyat adalah yang bodoh, dan rakyat
adalah yang selalu belum saleh.

Identifikasi yang lebih ke tingkat praksis, rakyat selalu adalah pihak yang
diatur pihak yang berkuasa. Kenyataan ini punya peluang amat besar untuk
bertentangan dengan asas hakiki demokrasi, serta amat mencurigakan dipandang
dari rasionalitas dan proporsi manajemen
kenegaraan dan kebangsaan. Seorang polisi bisa terjebak untuk menganggap
dirinya adalah penggenggam hukum, dan rakyat adalah wilayah terapan hukum.

Kemudian konteks kesombongan orang kaya: dalam wacana pembangunan di hampir
semua kalangan, selalu rakyat adalah pihak yang disebut harus
dan sedang diberdayakan dari kelemahan ekonomi, dientaskan dari kemiskinan, dan
diselamatkan dari keterpurukan.

PANDANGAN ini amat laknat terhadap kenyataan bahwa sebenarnya rakyat adalah
pemilik kekayaan amat melimpah dari tanah rahmat Tuhan bernama Republik
Indonesia. Namun, kekayaan rakyat itu dijadikan langganan perampokan oleh tiap
penguasa. Dan setiap penguasa selalu tidak tahu diri berlagak menjadi pahlawan
yang akan melakukan perubahan dari kondisi miskin rakyat menuju tidak miskin.

Menurut parameter teknis statistik perekonomian dunia, rakyat Indonesia memang
rata-rata miskin, namun kenyataannya rakyat adalah
pengupaya ekonomi yang luar biasa di bawah atmosfer kejahatan negaranya
sehingga aneka upaya berekonomi kerakyatan itulah yang
berjasa mempertahankan negeri ini dari kebangkrutan total.

Kegiatan utama kebanyakan pejabat adalah mengacaukan stabilitas kesejahteraan
rakyat, menikusi administrasi keuangan negara milik
rakyat, mencuri dengan berjemaah dan dengan modus-modus yang makin tidak
kasatmata. Namun, ubet ekonomi rakyat, "budaya kaki lima" yang
cair dan longgar, menciptakan semacam "pernapasan dalam" yang membuat rakyat
terus survive meski hampir tak ada suplai udara dari negara.

Puluhan kali, bahkan mungkin ratusan atau ribuan kali, para penjahat penunggang
negara melakukan penipuan, penilapan dan pencurian
besar-besaran atas harta rakyat yang diamanatkan manajemennya kepada negara.
Namun, ribuan kali pula rakyat sukses mempertahankan diri
mereka dari kebangkrutan total.

Meski demikian, siapa pun yang sedang berpamrih ingin berkuasa dan ketika
kemudian benar-benar berkuasa: selalu dengan kemantapan dan
keangkuhan luar biasa, menyatakan akan dan sedang menyelamatkan rakyat dari
kebangkrutan.

KEMUDIAN konteks kesombongan orang pandai. Tak ada subyek yang lebih nyata yang
selalu diasosiasikan sebagai golongan penyandang
kebodohan, melebihi rakyat. Rakyat adalah orang bodoh, karena setiap kali orang
menjadi pandai, ia menjumpai dirinya bukan rakyat lagi.

Hampir setiap orang yang diam-diam menggolongkan dirinya sebagai orang pandai,
merancang diri untuk melakukan pemandaian atas rakyat.
Pejabat memberi penerangan terhadap kegelapan dan kebodohan rakyat. Calon-calon
sarjana mengajari rakyat selama kuliah kerja nyata. Kaum
intelektual menyebar aneka wacana untuk mendobrak kesempitan wawasan rakyat.
Duta-duta informasi dan komunikasi menabur ilmu dan pengetahuan agar rakyat
melek dunia.

Bahkan mahasiswa masuk kuliah hari pertama bisa terjebak anggapan diam-diam di
dalam dirinya, mulai hari itu ia melangkah meninggalkan
kebodohan rakyat yang kemarin masih jadi bagian darinya. Kapan ada rezim
tumbang, harus mahasiswa yang direkognasi sebagai pelaku
utama. Sebab, agent of change mustahil pelakunya adalah rakyat.

DAN akhirnya yang paling khianat, yang paling menyakitkan hati, yang mungkin
Tuhan pun tidak rela: adalah tradisi kesombongan orang saleh.

Rakyat dikasih pengajian tiap hari seakan-akan rakyatlah yang paling jahat
hatinya dan paling kotor hidupnya. Malam rakyat diulamai, pagi mereka
dipastori, siang mereka dipendetai, sore mereka dibegawani. Rakyat dibimbing
agar beriman seakan-akan rakyat adalah siswa-siswi taman kanak-kanak. Rakyat
disantuni, diajari bagaimana menata kalbu, padahal tak ada pakar penanggung
derita yang tingkat keahlian dan kemampuannya melebihi rakyat.

Jika Quran menyebut "berimanlah kepada Allah", yang dituju adalah rakyat, bukan
ustadz atau ulama. "Wahai orang-orang kafir"-itu kemungkinan besar rakyat,
mustahil Pak Kiai. "Dekatkanlah dirimu kepada orang saleh"- maksud Tuhan tentu
hendaknya rakyat
mendekat-dekat kepada ustadz, bukan ustadz mendekat-dekat dan belajar kepada
umat.

Bahkan dai, mubalig, ustadz, ulama, dijunjung-junjung, namun dengan
parameter industri dan ukuran feodalisme, untuk akhirnya  ditertawakan dan
ditinggalkan rakyat yang memiliki feeling dan jenis pengetahuan sendiri tentang
siapa ulama siapa pencoleng, siapa ustadz siapa  bakul pasar.

ADA semacam feodalisme naluriah dalam psikologi kita, mungkin karena
tak pernah sembuh dari trauma penjajahan fisik dan nilai yang tak
pernah usai dalam kehidupan kebangsaan dan kemanusiaan kita. Kalau
mendengar kata "rakyat", tanpa sengaja langsung ada perasaan look
down dan menemukan yang bernama rakyat itu ada di dasar jurang dari peta
nilai yang kita kenal tentang kemanusiaan dan kebudayaan.

Saya menduga naluri feodalisme, kelas dan "kasta" itu tidak menjadi
kikis misalnya oleh pengalaman intelektual atau kesadaran demokrasi
atau egalitarianisme. Misalnya, rakyat "yang paling rakyat" adalah
pembantu rumah tangga. Tak sedikit contoh bagaimana seorang profesor
doktor, pejabat tinggi, atau ulama memperlakukan pembantu rumah
benar-benar sebagai "pembantu rumah tangga" yang hampir berkonsep
mirip perbudakan. Rumah tangga awam terbukti bisa lebih egaliter,
santai, dan demokratis kepada pembantu rumah tangga.

Salah satu latar belakangnya mungkin karena peningkatan pendidikan
masih tidak mandiri dari stratifikasi kelas budaya. Makin tinggi
tingkat pendidikan seseorang, makin menumbuhkan perasaan lebih
unggul dan lebih tinggi derajatnya sebagai manusia. Dunia pendidikan tidak
punya concern mendasar terhadap nilai kedewasaan sosial, kerendahan
hati kemanusiaan, kematangan jiwa atau demokrasi kebudayaan.

KARENA kecurangan feodal juga kemudian: TKI-TKW, umpamanya, "rakyat
yang paling rakyat" lainnya, kita pandang sebagai faktor noda dan
kehinaan sebagai bangsa. TKW dijadikan suku cadang utama kalimat
penghinaan atas diri kita sendiri. Kita nyeletuk dengan hati yang
merasa nyaman dan puas: negeri lain mengekspor produk-produk
teknologi bergengsi peradaban tinggi, sementara negara kita mengekspor TKI-TKW.

Dan, kita tidak melakukan apa pun yang lain kecuali menghina dan
merendahkan TKI-TKW, anak-anak kita sendiri. Tidak menolong mereka,
tidak membela mereka dalam kasus-kasus mengerikan yang menimpa
mereka. Sebuah LSM di Jakarta melaporkan sekurang- kurangnya ada tiga juta
kasus TKI-TKW di luar negeri tanpa satu pun pernah dibereskan pihak
yang berwajib dan digaji untuk pekerjaan menangani nasib TKI-TKW.

Pekerjaan kita hanya menghina sambil pada saat bersamaan
memanfaatkan mereka di rumah tangga kita masing-masing. Kehidupan sehari-hari
rumah tangga kita amat bergantung pada mereka, upah yang dibayarkan kepada
mereka adalah jumlah gaji yang tidak pantas untuk penghidupan
manusia, plus bonus penghinaan dalam hati, cara berpikir dan tradisi perilaku
budaya kita atas mereka.

Dengan begitu, kita adalah serendah-rendahnya dan sehina-hinanya
manusia sehingga karena itu pula kita memiliki keperluan untuk
menghina mereka. Semakin hina dan rendah jiwa seseorang, semakintinggi
kebutuhannya untuk memperhinakan sesamanya. Memang secara psikologis demikian
itulah formula survival kejiwaannya.

Bahkan kalau mereka pulang ke Tanah Air, sudah disiapkan lembaga dan
birokrasi yang khusus melakukan dua pekerjaan hina. Pertama,
menyiapkan terminal dan gate khusus untuk memperhinakan mereka.
Kedua, kebijakan memperhinakan diri sendiri dengan cara memeras uang jerih
payah mereka bekerja hina bertahun-tahun di negeri orang.

Pemerasan itu berlangsung eskalatif dari tahap ke tahap. Resmi
maupun liar. Dan, puncak kehinaan kita adalah memperlakukan para koruptor
keluar masuk bandara sebagai raja, sementara TKI-TKW yang balik
kampung menguras uang dari luar negeri untuk sumbangan besar kepada
devisa negara justru kita injak-injak martabatnya.

BANGSA yang hina melahirkan generasi demi generasi hina, memilih dan
menjunjung presiden dan menteri-menteri hina, mengutus dan menggaji
perwakilan-perwakilan hina, sambil menyusu dan mempekerjakan
orang-orang yang dihina, menikmati kerja dan makanan anak-anak
terhina itu sambil terus memelihara di hati dan otak hinaan-hinaan atas
mereka.

Pada kenyataan hakikinya, rakyat adalah Ibu Bapak sejarah yang kita
TKITKW-kan sepanjang masa. Rakyat adalah TKI-TKW di genggaman tangan dan di
bawah injakan kaki para pemegang tongkat sejarah, baik
tongkat kekuasaan politik, modal, wacana, dan informasi. Rakyat yang ditipu
terus-menerus. Yang dibodohi dari era ke era. Yang dipecundangi dari
periode ke periode. Yang namanya disebut, dikomoditaskan,
diatasnamakan oleh setiap yang sedang berkepentingan untuk menguasai
mereka, kemudian melupakan dan melecehkan mereka begitu kekuasaan
itu tergenggam di tangannya.

Yang tidak pernah digubris hak-hak dasarnya. Yang kemuliaan posisinya
dipakai sebagai mahkota kekuasaan, namun dalam praktik pundak mereka
ditunggangi dan kepala harkat demokrasi mereka dibenamkan ke bagian
bawah rendaman cairan air liur teori-teori dan pidato-pidato demokrasi.

Rakyat yang hanya punya satu kegiatan kenegaraan: yaitu dikempongi oleh
kekuasaan, gigi-gigi kekuatan sejarahnya dibikin rampal sehingga mulut
kedaulatannya kempong. Rakyat yang bisa dipukuli kapan saja, dikelabui pagi
hari diakali sore hari, dininabobo siang hari dicuri miliknya malam hari.

RAKYAT yang diperhinakan oleh gaya kepemimpinan yang memakai merah darah mereka
sebagai gincu. Rakyat yang dibodohi sehingga akhirnya tidak lagi mengenal
kebodohan. Rakyat yang terus-menerus dan terlalu lama dihina sehingga akhirnya
benar-benar menjadi hina tanpa tersisa sedikitpun kesadaran dan pengetahuan
bahwa mereka hina.

Jangankan membedakan mana kehinaan mana kemuliaan di dalam
kompleksitas kehidupan berbangsa, sedangkan sekadar bermain sepak bola kalau
kalah tak tahu kenapa kalah dan kalau menang salah menemukan sebabnya kenapa
menang.

Visi, wawasan, ilmu, identifikasi, dan pemetaan nilai-nilai dan realitas telah
menjadi suatu jenis seni rupa impresionis instan. Kehidupan intelektual yang
menjadi muatan utama komunikasi dan informasi sudah mengalami aneka pecahan,
pengepingan-pengepingan, syndrome of disconnected awareness. Bahkan dalam
mengomentari pertandingan tinju, dalam satu ronde kita mengalami pergantian
parameter sampai empat-lima kali, saking tidak mendasar dan tidak menentunya
prinsip ilmu pertinjuan kita.

Bangsa yang sekaligus mengalami ketersesatan intelektual, politis, kultural,
spiritual, bahkan ketersesatan teknis untuk soal-soal yang sangat sederhana.
Mencari Tuhan, yang didatangi dukun. Mencari ulama, yang dikejar pedagang.
Mencari orang pandai, yang ditunggu pelawak.
Mencari soto enak, pergi ke tukang tambal ban. Mencari pemimpin, yang dijunjung
bintang film. Mencari bintang, yang diburu meteor. Mencari tokoh, yang
disongsong perampok. Plastik diwarnai keemasan, emas dijadikan ganjal lemari.
Nasi diperlakukan sebagai kerupuk, terasi didewakan sebagai makanan utama.

Bangsa yang kehilangan parameter hampir di segala bidang. Bangsa yang memilih
langsung presidennya, namun tanpa melewati pijakan substansi demokrasi. Bangsa
yang ditenggelamkan oleh air bah informasi tiap hari, namun semakin tidak
mengerti apa yang seharusnya mereka mengerti. Bangsa yang sudah kehilangan
ukuran apakah mereka sedang
maju atau mundur, apakah mereka sedang dihina ataukah dimuliakan, apakah mereka
pandai atau bodoh, apakah mereka menang atau kalah. Bangsa yang peta
identifikasi dirinya makin terhapus, sebagai manusia, sebagai rakyat, atau
bangsa.

Bangsa yang-sesekali-menjalankan hukum, namun tanpa kesadaran dan hikmah hukum,
tanpa kesanggupan untuk mengapresiasi nikmatnya berkebudayaan hukum. Bangsa
yang sangat tampak secara wadak sedang menjalankan ajaran agama, namun hampir
tak terdapat pada perilakunya dialektika berpikir agama, tak ada kausalitas
mendasar antara input dan output nilai agama. Bahkan terdapat diskoneksi
ekstrem antara praksis kehidupan beragama dengan hakikat Tuhan.

YANG paling beruntung dalam kehidupan sepanjang ada sejarah umat manusia adalah
Pemerintah Indonesia. Karena semakin hari rakyatnya semakin tidak paham apakah
pemerintahnya berhasil atau gagal. Semakin tidak memiliki kepekaan dan sasmita
apakah mereka dicintai atau tidak oleh pemerintahnya. Semakin kehilangan ukuran
apakah dari pemerintahnya mereka sedang memperoleh kesetiaan dan semangat
pengabdian, ataukah pengkhianatan dan proses-proses penghancuran.

Sungguh siapa saja yang duduk dalam struktur pemerintahan negeri ini adalah
"Kiai Bejo", "Kiai Untung" atau "Kiai Hoki". Orang yang mendapatkan keuntungan
meskipun tanpa bekerja. Salah satu pemeo membuat rumus: orang bodoh kalah oleh
orang pandai, orang pandai kalah oleh orang berkuasa, orang berkuasa kalah oleh
orang kaya, orang kaya kalah oleh orang bejo.

Setiap Pemerintah Indonesia tidak terlibat dalam konstelasi pemeo itu,sebab
mereka sekaligus pandai, berkuasa, kaya, dan bejo.

* Budayawan

Kompas - Kamis, 17 Februari 2005 

tulisan ini diambil dari: http://osdir.com/ml/culture.region.indonesia.ppi-india/2005-02/msg00845.html
pada tanggal10 Juni 2008 pukul 23.46 WIB

Novel Kitab omong Kosong sebagai pelopor dekonstruksi epos Ramayana

NOVEL KITAB OMONG KOSONG KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA:

PELOPOR DEKONSTRUKSI EPOS RAMAYANA

oleh:Pekik Nursasongko

 

            Kitab Omong Kosong adalah salah satu novel karya Seno Gumira Ajidarma. Mantan pemimpin redaksi majalah JJ. Novel Kitab Omong Kosong sebelum diterbitkan dalam bentuk buku telah diterbitkan sebagai cerita bersambung di Koran Tempo semenjak 2 April hingga 10 Oktober 2001 dengan judul Rama-Sinta. 

            Seno Gumira Ajidarma lahir Boston, 19 Juni 1958. Diantara bukunya yang telah terbit adalah Matinya Seorang Penari Telanjang, Jazz, Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi, Kalatidha, Saksi Mata, Senja untuk Pacarku, Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara (wikipedia.org) dan beberapa buku lainnya. Mayoritas karya Seno Gumira Ajidarma adalah novel dan cerpen suryalis. 

Novel Kitab Omong Kosong dipilih sebagai objek kajian dengan alasan novel tersebut adalah salah satu karya puncak dibuktikan dengan gelar Pemenang Literary Award tahun 2005 yang diperolehnya. Selain itu Seno melalui Kitab Omong Kosong telah berhasil menawarkan sebuah prespektif baru mengenai epos Ramayana. Bahkan dalam novel tersebut diceritakan bila Walmiki yang merupakan penulis epos Ramayana digugat oleh tokohnya dan beberapa tokoh minta ijin untuk melepaskan diri dari alur yang disusun oleh Walmiki.

            Berdasar  pada asumsi di atas novel Kitab Omong Kosong karya seno gumira Ajidarma   merupakan pelopor dekonstruksi   epos Ramayana melalui novel. Meskipun sebelumnya Ramayana  telah ditulis ulang oleh    Sindhunata (Anak Bajang Menggiring Angin, 2007), Sunardi D. M (Ramayana, 1997),   Yanusa Nugroho (Manyura, 2004),  dan beberapa penulis lainnya. Tetapi  penulis tersebut tidak melakukan dekonstruksi hingga menghadirkan  makna dan    cerita baru terhadap epos Ramayana. Penulis-penulis tersebut hanya melahirkan versi  yang tidak sampai kepada   cerita baru berdasar epos Ramayana. Epos Ramayana  yang ditulis oleh Sunardi D.M menjadi perbandingan utama dengan alasan tulisan tersebut mendekati asli karena penulisnya memberikan pernyataan bahwa tulisannya merupakan lanjutan dari cerita wayang Arjuna Sasra Bahu.

            Fokus analisis ini pada hal penokohan, alur, latar tempat, dan kemungkinan menafsirkan epos Ramayana  dengan filsafat Yunani pada novel Kitab Oong Kosong sebagai dekonstruksi epos Ramayana. Dengan pemfokusan ini diharapkan analisis akan lebih maksimal.

 

Setelah Soeharto dan rezimnya tidak lagi memerintah di Indonesia, tidak lagi ada penahanan penulis dan pelarangan terbit novel. Represi Orde Baru terhadap dunia sastra Indonesia sastra diantaranya dialami oleh Pramoedya Ananta Toer. Akibat dari hilangnya represi terhadap pers tersebut banyak sekali bermunculan penulis-penulis baru dengan diterbitkannya ratusan judul novel dengan berbagai cerita. Tetapi sangat sedikit yang mengangkat kembali epos sebagai bagaian dari novel. Terlebih melakukan dekonstruksi epos seperti yang dilakukan Seno Gumira Ajidarma dalam novel Kitab Omong kosong.

Dekonstruksi adalah upaya membaca teks dengan menolak asumsi bahwa ada makna tunggal dalam teks. Teori dekonstruksi menolak pandangan bahwa bahasa telah memiliki makna yang pasti, tertentu, dan konstan, seperti pandangan kaum strukturalisme klasik (Nurgiantoro, 2007:59). Sehingga penulis yang melakukan dekonstruksi terhadap sebuah teks akan  berusaha untuk memunculkan makna yang justru ditenggelamkan oleh teks. 

Dalam khazanah kesusastraan Indonesia, usaha membentuk makna baru pada cerita yang sudah berkembang di masyarakat sebenarnnya sudah pernah dilakukan A.A. Navis pada tahun 1963 dengan cerpennya yang berjudul Malin Kundang, Ibunya yang Durhaka (2005: 273-279). Cerpen tersebut bercerita mengenai beberapa orang yang mementaskan drama Malin Kundang tetapi bukan Malin Kundangnya yang durhaka lantas dikutuk, tetapi ibunya. Sehingga membuat ibu-ibu yang menonton drama tersebut menitikkan air mata. Cerpen AA. Navis tersebut mendekonstruksi makna tunggal yang selama ini berkembang bahwa yang durhaka adalah Malin Kundang, meskipun hanya melalui cerita berbingkai.

Seno Gumira Ajidarma dalam novelnya berjudul Kitab Omong Kosong (2006) telah melakukan upaya dekonstruksi terhadap epos Ramayana. Sebuah epos dari India tulisan empu Walmiki yang telah melegenda di Indonesia (khususnya masyarakat Jawa). Novel tersebut berkisah tentang usaha Satya dan Maneka mencari Walmiki untuk diubah nasibnya dan Kitab Omong Kosong untuk menyelamatkan manusia dengan pengetahuan.

Sudut pandang yang digunakan Seno Gumira Ajidarma dalam Kitab Omong Kosong adalah sudut pandang orang ketiga mahatahu. Dengan teknik penceritaan mirip dengan gaya berceritanya tukang cerita (dalam masyarakat Jawa dikenal dengan nama Kentrung). Seperti yang nampak pada kutipan berikut:

Para pembaca sekalian, apa yang sebenarnya terjadi tidaklah tampak seperti tampaknya (SGA, 2006:184).

Kisah Subali dan Sugriwa yang sebetulnya sangat seru, akan dilanjutkan pada kesempatan lain. Maafkanlah saya penulis yang bodoh ini terpaksa berbuat begini, tekniknya kurang canggih, malas mengarang, kurang pengetahuan (SGA, 2006:195).

 

Gaya bercerita tersebut sangat berbeda dengan epos Ramayana yang ditulis oleh Sindhunata dan Sunardi D.M.

            Cerita Rama menghimpun kekuatan untuk menghancurkan Rahwana sang penguasa Alengka yang pada cerita Ramayana  dijadikan sebagai cerita utama dalam novel Kitab Omong Kosong justru hanya menjadi penguat atmosfir bahwa cerita tersebut adalah adaptasi dari Ramayana. Sedangkan cerita utama adalah perjalanan Maneka dan Satya mencari Walmiki dan Kitab Omong Kosong. Cerita dan tokoh  yang tidak ditampilkan oleh epos Ramayana.

            Latar tempat novel Kitab Omong Kosong berbeda jauh dengan Ramayana, novel karya Seno Gumira Ajidarma menunjukkan dengan detail latar India sebagai latar utama sedangkan dalam epos Ramayana yang ditulis kembali oleh Sunardi berlatar tempat yang entah dimana keberadaannya (mungkin di India juga, tempat epos Ramayana berasal). Seperti yang nampak pada kutipan berikut:

“Pulang ke Ayodya? Entahlah. Ibu sangat bahagia di tepi anak Sungai Gangga. Kami tidak pernah tahu rumah kami di Ayodya (SGA, 2006: 71)

     

… Selama Satya berkisah tentang riwayat Sang Hanoman, pedati mereka merayapi kota-kota Amritsar, Kapurthala, Faridkot, Dunga Bunga, sampai ke Hanumangar (SGA, 2006: 240).

     

      Perjalanan Rama dan Lesmana keluar-masuk desa mendapat sambutan meriah. Pada suatu hari mereka kembali memasuki pertapaan Bagawan Yogiswira (Sunardi, 1997: 22).

 

Beberapa novel Kitab Omong Kosong di atas menunjukkan dekonstruksi epos Ramayana yang dilakukan oleh Seno. Gaya bercerita yang terkadang menampakkan penulisnya sebagai orang bodoh dalam bercerita membentuk penafsiran baru, penulis epos Ramayana yang selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat lihai bercerita mengakui bahwa dirinya tidak pandai dalam bercerita. Sedangkan pada tataran latar Seno melakukan dekonstruksi berupa tempat yang lebih membumi (khususnya bagi orang Indonesia yang tidak akrab dengan daerah India) dengan menyebutkan nama beberapa tempat.

Bentuk dekonstruksi epos Ramayana yang ada dalam novel Kitab Omong kosong juga terlihat dalam penokohan dan alur. Penokohan yang terdapat dalam novel Kitab Omong kosong mengalami beberapa perubahan dengan penokohan yang ada dalam Ramayana (Sunardi, 1997). Dalam hal penamaan tokoh misalnya, novel karya Seno Gumira Ajidarma terdapat tokoh tambahan Satya, Maneka, dan Walmiki yang kemudian menjadi salah satu tokoh utama. Tetapi sebaliknya, dalam novel Kitab Omong kosong tidak disebutkan tokoh Prabu Dasarata dan Dewi Sukasalya yang merupakan ayah dari Rama (Oleh Sunardi disebut nama lengkapnya  Ramabadra), Burung Jatayu yang mencoba menyelamatkan Sinta, dan beberapa tokoh yang ada dalam perjalanan Rama membangun kekuatan untuk menyerang Alengka.

Masuknya Walmiki menjadi salah satu tokoh dan beberapa dialog dalam novel yang menyebutkan bahwa tidak hanya Walmiki yang mengisahkan Ramayana mendekonstruksi anggapan umum bahwa Walmiki adalah penulis utama epos Ramayana yang tidak mungkin namanya masuk dalam cerita. Secara tidak langsung asumsi tersebut juga meletakkan Seno Gumira Ajidarma sebagai penulis Ramayana dengan versinya, meskipun tetap mengadaptasi Ramayana karya Walmiki. Asumsi tersebut diperkuat novel karya Seno Gumira Ajidarma berjudul Kitab Omong kosong yang diakhiri dengan pengakuan Togog (mengaku sebagai penulis cerita) bahwa dirinya merupakan orang yang tidak bisa bercerita dan memohon bagi pembaca untuk tidak membaca ceritanya.

Karakter tokoh Rama oleh Seno dirubah, Rama  yang dalam epos  Ramayana dikenal sebagai sosok yang arif dan menjadi pelindung bagi rakyatnya dalam novel Kitab Omong kosong  justru menjadi seorang pengacau jaman yang melahirkan ribuan korban.  Bahkan melalui kekejaman Rama itulah muncul tokoh Satya dan Maneka yang kemudian menjadi salah satu tokoh utama. Menggeser posisi tokoh Rama dan Sinta pada epos Ramayana pada umumnya.

Alur Kitab Omong Kosong terbagi dalam tiga bab yang masing-masing babnya terdapat tujuh hingga dua puluh tiga bagian. Pola alur berdasar pada tiga bab tersebut adalah A B C. Asumsi ini didasarkan atas bab pertama berisi cerita persembahan kuda, bab kedua perjalanan Maneka hingga bertemu Satya kemudian keduanya mencari empu Walmiki, dan bagian terakhir berkisah mengenai pencarian kitab omong kosong yang dilakukan Satya dan Maneka.

Pada bab pertama yang berjudul Persembahan Kuda alur perbagiannya membentuk pola C-B-A-D-E-F-G.  Cerita bermula dari Satya melihat pasukan persembahan kuda menghancurkan desanya, 15 tahun sebelum persembahan kuda, pengusiran Sinta dari Ayodya, Sinta hidup bersama Walmiki, kekalahan pasukan berkuda oleh Lawa dan Kusa (anak Sinta), Lawa dan kusa diundang ke Ayodya bertemu dengan ayahnya (Rama), dan perjuangan   Satya membangun desanya.

Alur bab pertama di atas sangat berbeda dengan alur pembuka yang digunakan Ramayana, pada Ramayana (Sunardi 1997) bagian pembuka adalah kelahiran Rama. Sedangkan persembahan kuda dalam Ramayana (Sunardi, 1997) justru tidak diceritakan. Persembahan kuda menjadi dekonstruksi awal cerita Ramayana yang pada umumnya meletakkan kelahiran Rama dan pertemuannya dengan Sinta sebagai awal cerita. Sangat mungkin persembahan kuda yang telah menghancurkan banyak kerajaan tersebut adalah usaha Seno untuk membuat plausibilitas dalam usaha dekonstruksinya. Sehingga terlahirlah tokoh Satya dan Maneka yang mencari Walmiki untuk lepas dari alur yang menurut kedua tokoh tersebut sangat merugikan.

Sedangkan dalam bab kedua yang berjudul Perjalanan Maneka alur yang berkembang adalah A-B-C karena tidak ada  flas back pada bab tersebut. Bab tersebut menceritakan rajah dipungung Maneka yang membawa kesengsaraan kepadanya, pertemuan Maneka dengan Satya, dan perjalanan keduanya mencari Walmiki. Di tengah perjalanan mencari Walmiki, mereka diberi peta letak Kitab Omong kosong (yang merupakan puncak pengetahuan manusia oleh) seseorang tidak dikenal.  Dalam pertemuannya dengan Walmiki, Walmiki merasa bersedih dan meminta Maneka mengubah nasibnya sendiri. Sesekali dalam bab ini diuraikan cerita berbingkai yang berisi cerita Siwara Trikalpa (malam peribadatan Siwa), Cupu Astagina yang menjadi sebab kelahiran Hanoman, dan mengenai Trijata istri Hanoman.

Pada bagian kedua sangat terlihat Ramayana hanya diambil sebagian-sebagian untuk kemudian dijadikan bagian dari isi novel melalui teknik penceritaan cerita berbingkai. Seperti cerita mengenai munculnya tokoh Hanoman dalam novel melalui cerita Satya mengenai Cupu Astagina. Sehingga atmosfir yang terdapat dalam epos Ramayana tetap dirasakan pembaca dalam novel Kitab Omong kosong.

Bab ketiga novel Kitab Omong kosong memiliki alur A-B-C karena seperti bab sebelumnya, dalam bab ketigapun tidak terdapat flasback. Bab ketiga mengisahkan perjalanan Satya dan Maneka mendapatkan Kitab Omong Kosong dan menafsirkannya, dan beberapa tokoh dalam Ramayana yang meminta ijin kepada Walmiki untuk keluar dari alurnya.

Kitab  Omong  Kosong  merupakan kitab  tulisan Walikilia,  apabila  seseorang mempelajari kitab tersebut maka ia menghemat waktu beberapa ratus tahun untuk mengembalikan peradaban yang telah dihancurkan oleh pasukan Ayodya atas nama persembahan kuda. Kitab tersebut terbagi dalam lima bagian yang tersebar di seantero benua dan yang menyebarkan kitab tersebut adalah Hanoman. Kitab Omong Kosong tidak ada dalam epos Ramayana, ia merupakan tambahan Seno Gumira Ajidarma.

Kitab Omong Kosong yang dicari Satya dan Maneka setelah Walmiki meminta Maneka mengubah nasibnya sendiri mendekonstruksi cerita utama merebut Sinta dari Rahwana sebagai makna tunggal.

Lima bagian kitab yang masing-masing berjudul Dunia Seperti Adanya Dunia, Dunia Seperti Dipandang Manusia, Dunia yang Tidak Ada, Mengadakan Dunia, dan Kitab Keheningan serta penafsiran Satya terhadap masing-masing bagian tidak nampak sebagai bagian dari cerita Ramayana, tetapi seperti petikan pelajaran filsafat tentang cara memaknai hidup dan memandang dunia. asumsi tersebut didasarkan atas munculnya pertanyaan-pertanyaan filosofi seperti apakah sesuatu yang ada itu benar-benar ada nampak pada kutipan di bawah ini:

… Segala sesuatu yang ada itu ada karena ada, pikir Satya, tapi benarkah begitu? Adakah hanoman? Ia hanya ada dalam cerita Walmiki, namun ia telah berjumpa dengannya, bahkan sedang menggunakan sarungnya, sarung kotak-kotak hitam putih yang hanya digunakan oleh tiga nama dalam jagad pewayangan, yakni Batara Bayu, Hanoman, dan Bratasena (SGA,2006:342).

 

Pertanyaan mengenai yang ada dan tidak ada adalah diskusi filsafat yang telah ditanyakan semenjak Plato dan Aristotheles. Bagi Satya isi kitab itu adalah pelajaran yang harus ditafsirkan dengan benar.

 Hal yang paling unik adalah cara Satya mendapatkan peta (dihujamkan ke pedati dengan anak panah oleh sosok yang tidak dikenal) dan letak kitab yang tidak masuk akal bagi Satya. Cara memberikan pelajaran yang tidak ditemukan dalam perkembangan novel Indonesia, sangat mungkin hipogram mengenai hal ini adalah novel berjudul Dunia Sophie (via Wikipedia.org) karya Joestein Gardeer yang dalam Bahasa Indonesia diterbitkan oleh penerbit Mizan pada tahun 1996. Pada novel Dunia Sophie, tokoh Sophie diberikan pelajaran filsafat oleh orang yang tidak diketahuinya dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan mengenai banyak hal melalui kotak pos. Isi pertanyaannya pun tidak jauh berbeda, yakni mengenai ada dan tidak ada, sebuah pertanyaan dasar bagi orang yang akan mempelajari filsafat. Apabila dalam Kitab Omong Kosong kemudian diketahui bahwa yang menyebarkannya adalah Hanoman, dalam Dunia Sophie yang mengirim pelajaran tersebut adalah Alberto Knox. Kesamaan lainnya adalah tokoh Hanoman dan Alberto Knox, keduanya merupakan tokoh yang menginginkan membagi ilmu pengetahuan kepada orang lain.

Apabila asumsi hipogram isi dan cara  Kitab Omong Kosong dengan Dunia Sophie dalam hal cara memberikan pelajaran adalah benar maka Seno telah berhasil mendekonstruksi bahwa sangat mungkin epos Ramayana ditafsirkan dan dituliskan ulang melalui filsafat Yunani.

 

Daftara Pustaka

 

Ajidarma, Seno Gumira. 2006. Kitab Omong Kosong. Yogyakarta: Bentang

D.M, Sunardi. 1997. Ramayana. Jakarta: Balai Pustaka

Nafis, AA. 2005. Antologi Lengkap Cerpen. Jakarta: Kompas

Nugroho, Yanusa. 2004. Manyura. Jakarta: Kompas

Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Sindhunata. 2007. Anak Bajang Menggiring Angin. Jakarta: Gramedia

Wikipedia.org, diambil tanggal 01 Juni 2008 pukul 09.10.Wib

Pandangan Plato dan Aristoteles mengenai mimesis

 

PANDANGAN PLATO DAN ARISTOTELES MENGENAI MIMESIS

Oleh: Pekik Nursasongko

1. Latar Belakang Masalah

Mimesis merupakan salah satu wacana yang ditinggalkan Plato dan Aristoteles sejak masa keemasan filsafat Yunoni Kuno, hingga pada akhirnya Abrams memasukkannya menjadi salah satu pendekatan utama untuk menganalisis sastra selain pendekatan ekspresif, pragmatik dan objektif. Mimesis merupakan ibu dari pendekatan sosiologi sastra yang darinya dilahirkan puluhan metode kritik sastra yang lain.

Mimesis berasal  bahasa Yunani yang berarti tiruan. Dalam hubungannya dengan kritik sastra mimesis diartikan sebagai pendekatan sebuah pendekatan yang dalam mengkaji karya sastra selalu berupaya untuk mengaitkan karya sastra dengan realitas atau kenyataan. Perbedaan pandangan Plato dan Aristoteles menjadi sangat menarik karena keduanya merupakan awal filsafat alam, merekalah yang menghubungkan antara persoalan filsafat dengan kehidupan ( Ravertz.2007: 12).

A.                 Pokok Masalah

Masalah yang menjadi pokok pembahasan dalam makalah ini ialah:

a.       Biografi singkat Plato dan Aristoteles

b.      Pandangan Plato dan Aristoteles mengenai mimesis

c.       Konsep mimesis setelah Plato dan Aristoteles

B.                 Tujuan

Sesuai dengan pokok permasalahan di atas, tujuan makalah ini adalah:

a.       Deskripsi biografi Plato dan Aristoteles

b.      Deskripsi pandangan Plato dan Aristoteles mengenai mimesis

c.       Deskripsi Konsep mimesis setelah Plato dan Aristoteles

 

1. Pandangan Plato dan Aristoteles Mengenai Mimesis

 

A.                 Biografi Plato dan Aristoteles

Deskripsi biografi Plato dan Aristoteles dianggap perlu dikemukakan karena  sangat mustahil untuk membicarakan pandangan seorang filsuf tanpa membicarakan biografinya.

1.      Plato

Plato (427-347 SM) dilahirkan di lingkungan keluarga bangsawan kota Athena. Semenjak muda ia sangat mengagumi Socrates (470-399), seorang filsuf yang menentang ajaran para sofis, sehingga pemikiran Plato sangat dipengaruhi sosok yang di kemudian hari menjadi gurunya tersebut. Plato memiliki bakat yang sangat besar untuk menjadi pengarang, terbukti hingga saat ini setidaknya 24 dialog Plato dianggap sebagai kesusastraan dunia. Sebagaimana Socrates, Plato selalu mengadakan percakapan dengan warga Athena untuk menuliskan pikiran-pikirannya. Pada tahun 387 SM Plato mendirikan sekolah filsafat yang dinamakannya Akademia (Bertness.1979: 12).

Salah satu pemikiran pemikiran Plato yang terkenal ialah pandangannya mengenai realitas. Menurutnya realitas seluruhnya terbagi atas dua dunia: dunia yang terbuka bagi rasio dan dunia yang hanya terbuka bagi panca indra. Dunia pertama terdiri atas idea-idea dan dunia berikutnya ialah dunia jasmani. Bahkan pemikiran Plato tersebut bahkan berhasil mendamaikan pertentangan antara pemikiran Hera Kleitos dan Parmenides(Bartness.1979:14). Pandangan Plato mengenai dunia tersebut akan dibahas lebih rinci pada sub-bab berikutnya karena sangat terkait dengan konsep mimesis.

 

2.      Aristoteles

Aristoteles (384-322) berasal dari Stegeira di daerah Tharke, Yunani Utara. Ia belajar di sekolah filsafat yang didirikan Plato dan tinggal di Akademia hingga Plato meninggal dunia. Dua tahun kemudian Aristoteles diangkat sebagai guru pribadi Alexander Agung, barulah  setelah Alexander Agung dilantik sebagai raja ia mendirikan sekolah yang dinamakannya Lykeion. Sebagaimana Plato yang sangat mengagumi gurunya, Aristoteles pun sangat mengagumi Plato sebagai pemikir dan sastrawan meskipun dalam filsafatnya Aristoteles menempuh jalan sendiri. Aristotels mengatakan bahwa Plato adalah sahabatnya, tetapi kebenaran lebih akrab dengannya (Bartness.1979:14).

Minat-minat Aristoteles terentang meliputi bidang alamiah dan manusia, termasuk didalamnya etika dan metafisika. Ia merupakan filsuf terkemuka dan terbesar. Asumsi ini dibuktikan berabad-abad melampaui zamannya, sehingga tulisan-tulisannya merupakan basis filsafat alamiah hingga abad ke-17, meskipun tetap terhindarkan adanya kesalah pahaman dan tulisannya pernah digunakan untuk menyusun dogma yang steril. Perbedaan pandangan antara dirinya dan Plato diawali oleh soal-soal mendasar (Jerome R. Rafertsz.2007:12-13).

 Aristoteles menyatakan kritik yang sangat tajam terhadap pandangan Plato mengenai konsep Idea-idea. Ia bahkan menawarkan konsep baru yang dikemudian hari dinamakan hilemorfisme sebagai alternative bagi ajaran Plato mengenai Idea-idea (Bartness.1979: 15). Sekalipun demikian tidak dapat disangsikan Aristoteles tetap berutang budi kepada Plato karena dialah yang pertama kali mengungkap tentang idea-idea.

 

B.                 Pandangan Plato mengenai mimesis

Pandangan Plato mengenai mimesis sangat dipengaruhi oleh pandangannya mengenai konsep Idea-idea yang kemudian mempengaruhi bagaimana pandangannya mengenai seni.

Plato menganggap Idea yang dimiliki manusia terhadap suatu hal merupakan sesuatu yang sempurna dan tidak dapat berubah. Idea merupakan dunia ideal yang terdapat pada manusia. Idea oleh manusia hanya dapat diketahui melalui rasio,tidak mungkin untuk dilihat atau disentuh dengan panca indra. Idea bagi Plato adalah hal yang tetap atau tidak dapat berubah,  misalnya idea mengenai bentuk segitiga, ia hanya satu tetapi dapat ditransformasikan dalam bentuk segitiga yang terbuat dari kayu dengan jumlah lebih dari satu . Idea mengenai segitiga tersebut tidak dapat berubah, tetapi segitiga yang terbuat dari kayu bisa berubah (Bertnens1979:13).

Berdasarkan pandangan Plato mengenai konsep Idea tersebut, Plato sangat memandang rendah seniman dan penyair dalam bukunya yang berjudul Republic bagian kesepuluh. Bahkan ia mengusir seniman dan sastrawan dari negerinya. Karena menganggap seniman dan sastrawan tidak berguna bagi Athena, mereka dianggap hanya akan meninggikan nafsu dan emosi saja. Pandangan tersebut muncul karena mimesis yang dilakukan oleh seniman dan sastrawan hanya akan menghasilkan khayalan tentang kenyataan dan tetap jauh dari ‘kebenaran’. Seluruh barang yang dihasilkan manusia menurut Plato hanya merupakan copy dari Idea, sehingga barang tersebut tidak akan pernah sesempurna bentuk aslinya (dalam Idea-Idea mengenai barang tersebut). Sekalipun begitu bagi Plato seorang tukang lebih mulia dari pada seniman atau penyair. Seorang tukang yang membuat kursi, meja, lemari dan lain sebagainya mampu menghadirkan Idea ke dalam bentuk yang dapat disentuh panca indra. Sedangkan penyair dan seniman hanya menjiplak kenyataan yang dapat disentuh panca indra (seperti yang dihasilkan tukang), mereka oleh Plato hanya dianggap menjiplak dari jiplakan (Luxemberg:16).

Menurut Plato mimesis hanya terikat pada ide pendekatan. Tidak pernah menghasilkan kopi sungguhan, mimesis hanya mampu menyarankan tataran yang lebih tinggi. Mimesis yang dilakukan oleh seniman dan sastrawan tidak mungkin mengacu secara langsung terhadap dunia ideal.  (Teew.1984:220). Hal itu disebabkan pandangan Plato bahwa seni dan sastra hanya mengacu kepada sesuatu yang ada secara faktual seperti yang telah disebutkan di muka. Bahkan seperti yang telah dijelaskan di muka, Plato mengatakan bila seni hanya menimbulkan nafsu karena cenderung menghimbau emosi, bukan rasio (Teew. 1984:221).

 

C.                 Pandangan Aristoteles Mengenai Mimemesis

Aristoteles adalah seorang pelopor penentangan pandangan Plato tentang mimesis, yang berarti juga menentang pandangan rendah Plato terhadap seni. Apabila Plato beranggapan bahwa seni hanya merendahkan manusia karena menghimbau nafsu dan emosi, Aristoteles justru menganggap seni sebagai sesuatu yang bisa meninggikan akal budi. Teew (1984: 221) mengatakan bila Aristoteles memandang seni sebai katharsis, penyucian terhadap jiwa. Karya seni oleh Aristoteles dianggap menimbulkan kekhawatiran dan rasa khas kasihan yang dapat membebaskan dari nafsu rendah penikmatnya.

            Aristoteles menganggap seniman dan sastrawan yang melakukan mimesis tidak semata-mata menjiplak kenyataan, melainkan sebuah proses kreatif untuk menghasilkan kebaruan. Seniman dan sastrawan menghasilkan suatu bentuk baru dari kenyataan indrawi yang diperolehnya. Dalam bukunya yang berjudul Poetica (via Luxemberg.1989:17), Aristoteles mengemukakakan bahwa sastra bukan copy (sebagaimana uraian Plato) melainkan suatu ungkapan mengenai “universalia” (konsep-konsep umum). Dari kenyataan yang menampakkan diri kacau balau seorang seniman atau penyair memelih beberapa unsur untuk kemudian diciptakan kembali menjadi ‘kodrat manusia yang abadi’, kebenaran yang universal. Itulah yang membuat Aristoteles dengan keras berpendapat bahwa seniman dan sastrawan jauh lebih tingi dari tukang kayu dan tukang-tukang lainnya.

            Pandangan positif Aristoteles terhadap seni dan mimesis dipengaruhi oleh pemikirannya terhadap ‘ada’ dan Idea-Idea. Aristoteles menganggap Idea-idea manusia bukan sebagai kenyataan. Jika Plato beranggapan bahwa hanya idea-lah yang tidak dapat berubah, Aristoteles justru mengatakan bahwa yang tidak dapat berubah (tetap) adalah benda-benda jasmani itu sendiri. Benda jasmani oleh Aristoteles diklasifikasikan ke dalam dua kategori, bentuk dan kategori. Bentuk adalah wujud suatu hal sedangkan materi adalah bahan untuk membuat bentuk tersebut, dengan kata lain bentuk dan meteri adalah suatu kesatuan (Bertens.1979: 13).

 

  1. Konsep Mimesis setelah Plato dan Aristoteles

Mimesis yang menjadi pandangan Plato dan Aristoteles saat ini telah ditransformasikan ke dalam berbagai bentuk teori estetika (filsafat keindahan) dengan berbagai pengembangan di dalamnya. Luxemberg (1989: 18) menyebutkan bila pada zaman Renaissaince pandangan Plato dan Aristoles mengenai mimesis saat ini telah dipengaruhi oleh pandangan Plotinis, seorang filsuf Yunani pada abad ke-3 Masehi. Mimesis tidak lagi diartikan suatu pencerminan tentang kenyataan indrawi, tetapi merupakan pencerminan langsung terhadap Idea. Dari pandangan ini dapat diasumsikan bahwa susunan kata dalam teks sastra tidak meng-copy secara dangkal dari kenyataan indrawi yang diterima penyair, tetapi mencerminkan kenyataan hakiki yang lebih luhur. Melalui pencerminan tersebut kenyataan indrawi dapat disentuh  dengan dimensi lain yang lebih luhur.

Konsep mimesis zaman reanaissance tersebut kemudian tergeser pada zaman romantic. Aliran romantic menurut Luxemberg (1989:18) justru memperhatikan kembali yang aneh-aneh, tidak riil dan tidak masuk akal. Apakah dalam sebuah karya seni dan sastra mencerminkan kembali realitas indrawi tidak diutamakan lagi. Sastra dans eni tidak hanya menciptakan kembali kenyataan indrawi, tetapi juga menciptakan bagan (madul) mengenai kenyataan. Kaum romantic lebih memperhatikan sesuati dibalik mimesis, misalnya persoalan plot dalam drama. Plot atau alur drama bukan suatu urutan peristiwa saja, melainkan juga dipandang sebagai kesatuan organic dan karena itulah drama memaparkan suatu pengertian mengenai perbuatan-perbuatan manusia.

 

Daftar Pustaka

 

Bertens, K. 1979. Ringkasan Sejarah Filsafat. Yogyakarta: Kanisius

Luxemberg, Jan Van dkk. 1989. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: Gramedia (judul asli Inleiding in de literatuur Wetenschap. 1982. Muiderberg: Dikck Countinho B.V Vitgever. Diterjemahkan oleh Dick Hartoko)

Ravertz, Jerome R. 2007. Filsafat Ilmu: Sejarah dan Ruang Lingkup Bahasan. Yogyakarta: Pelajar Offset (Judul asli The Philosophi of Science. 1982. Oxford University Press, diterjemahkan oleh Saut Pasaribu)

Teew. A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya

 

 

Individualisme angkatan ’45

INDIVIDUALISME ANGKATAN 45

Oleh: Pekik Nursasongko

 

A.     Pengantar

Istilah Angkatan 45 adalah sebuah nama bagi Angkatan (penyair) setelah mulai pudarnya eksistensi periode Pujangga Baru, istilah Angkatan 45 sendiri secara lugas baru digunakan pertama kali oleh Rosihan Anwar dalam majalah Siasat yang diterbitkan  pada tanggal 9 Januari 1949 (Teew.1980:169). Terlepas dari bagaimana polemik yang menyertai penamaan tersebut. Mengingat rangkaian periode dalam sastra tidak bisa dibayangkan seperti balok-balok batu yang dijajarkan secara berurutan, melainkan saling tumpang tindih (Wellek via Pradopo. 1995:3).

Prof. Rachmat Djoko Pradopo (1995:20-27) menyebutkan bila Angkatan 45 dimulai dari tahun 1940 dan berakhir tahun 1955. Meskipun demikan sajak tertua yang yang terdapat pada antologi Gema Tanah Air adalah tanggal 28 Nopember 1942, yaitu sajak Bunglon  karya Ashar. Sedangkan sajak Nisan yang merupakan sajak tertua sosok yang sering disebut sebagai motor Angkatan 45, Chairil Anwar, bertanggal Oktober 1942. Pradopo menambahkan bila masa produktif Angkatan 45 adalah tahun 1943-1953. Ssetelah sepuluh tahun masa kejayaan itu karya penyair-penyair Angkatan 45 mulai sulit ditemukan, kecuali Mochtar Lubis dan Sitor Situmorang yang selepas yahun 1953 masih mempublikasikan terus sajak-sajaknya. Sepanjang masa-masa kejayaan tersebut sebagian besar karya-karya penyair Angkatan 45 belum dipublikasikan dalam bentuk buku, sajak-sajak mereka hanya terpublikasikan lewat majalah. Bahkan sajak-sajak Chairil baru diantalogikan pada tahun 1949, setelah Chairil meninggal dunia.

            Sesuai dengan pengertian periode sastra yang diberikan Wellek (via Pradopo 1995: 2), periode Angkatan 45 juga dikuasai oleh suatu system atau norma sastra yang berbeda dari periode sebelumnya. Perbedaan konvensi sastra tersebut terlihat dari ciri-ciri estetik dan ciri-ciri ekstra estetik yang membedakan kedua periode tersebut. Salah satu ciri ekstra estetik yang menonjol pada Angkatan 45 adalah individualisme yang tercermin pada karya-karya yang dihasilkannya (Pradopo. 1995:27).

B.     Penyebab menonjolnya individualisme pada Angkatan 45

Dalam Kamus Besar Bahas Indonesia, individualisme diartikan sebagai paham yang menganggap manusia secara pribadi perlu diperhatikan, manusia yang menghendaki kebebasan berbuat dan menganut kepercayaan bagi setiap orang,  merupakan paham yang mementingkan hak perseorangan di samping kepentingan masyarakat dan Negara, dan paham yang menganggap diri sendiri lebih penting daripada orang lain (Dep Dik Nas. 2005:430). Pengertian mengenai individualisme tersebut secara tidak langsung menyatakan bila sebuah periode sastra menonjolkan individualisme sebagai sebuah pembaharuan berarti periode tersebut telah percaya terhadap dirinya sendiri. Hal yang barangkali sangat sulit kita temui pada peride sebelumnya, seperti sajak-sajak yang dihasilkan periode pujangga baru yang  mayoritas hanya menonjolkan didaktis dan ide nasionalisme (Pradopo. 1995: 26).

Nama Angkatan 45 sendiri telah menggambarkan sebuah sikap karena bagi bangsa Indonesia tahun 1945 adalah tahun kemerdekaan nasional. Selain itu pastilah ada faktor yang turut menjadi penyebab menonjolnya  individualisme pada karya yang dihasilkan Angkatan 45.

Faktor yang paling mungkin yang menyebabkan sajak-sajak Angkatan 45 sangat menonjolkan individualisme adalah semangat zaman yang berbeda dari masa sebelumnya. Secara politis memang tahun 1945 memang masa transisi menuju kemerdekaan. Teew (1980:172) menyebutkan bila Chairil Anwar dan penyair pada zamannya seolah-olah merasa bahwa generasi sebelum mereka tidak pernah hidup, atau paling jauh generasi sebelumnya hanya mampu hidup melata dalam penjara kolonial yang tertutup dan dikelilingi oleh jaring-jaring besi.

Asumsi dari Teew tersebut menghubungkan secara langsung, bahwa individualisme yang nampak pada sajak-sajak Angkatan 45 dipengaruhi oleh situasi politik pada masa itu. Sehingga penyair Angkatan 45 bisa dengan sangat leluasa menyatakan eksistensinya sebagai manusia yang bebas.

C.     Contoh sajak yang menonjolkan individualisme

Individualisme Angkatan 45 sangat tercermin pada sajak Aku karya Chairil Anwar:

 

Aku

 

Kalau sampai waktuku

‘Kumau tak seorangpun merayu

Tidak juga kau

 

Tak perlu sedu sedan itu

 

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

 

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

 

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

 

Aku mau hidup seribu tahun lagi

 

Pada sajak tersebut nampak sekali vitalitas seorang Chairil dalam menanggapi hidup. Individualisme sangat menonjol pada sajak Aku. Seolah sajak Aku  merupakan klimaks sebuah perenungan tentang diri sendiri. Pengakuan aku liris bahwa dirinya adalah binatang jalang dari kumpulannya terbuang adalah fakta teks yang sangat luar biasa untuk menampakkan  individualisme. Dengan mengatakan dirinya binatang jalang, berarti aku liris ingin menyatakan kebebasannya, melepaskan segala norma yang berlaku bagi manusia. Sebuah kesadaran yang menyala-nyala tentang eksistensi diri sendiri. Sajak yang menimbulkan impresi seorang yang sangat acuh terhada segala hal, seperti yang nampak pada: Biar peluru menembus kulitku/Aku tetap meradang menerjang. Terlebih akhir sajak yang berbunyi  Aku mau hidup seribu tahun lagi, sangat menampakkan keberanian akan sebuah tekad untuk semakin memunculkan ‘aku’, bahkan sangat mungkin baris terakhir tersebut si ‘aku’ liris juga ingin eksistensinya melebihi takdir karena menyebut angka yang sangat utopian untuk ukuran umur manusia. Tidak salah bila paa akhirnya Teew (1980: 173) mengatakan bila Chairil Anwar secara kebetulan memperoleh ilham dari seorang penyair Belanda bernama Marsham, seorang penyair yang meangatakan ‘Groots en meeslepend wil ik leven’ (aku ingin hidup agung, segalanya kuseret bersama).

Selain pada sajak Aku  karya  Chairil Anwar, individualisme penyair Angkatan 45 juga nampak pada sajak karya Amal Hamzah berjudul Laut:

 

Laut

 

Berdiri aku di tepi pantai

Memandang lepas ke tengah laut

Ombak pulang, memecah berderai

Keribaan pasir rindu berpaut

 

Ombak datang bergulung-gulung

Balik kembali ke tengah segara

Aku takjub, berdiri termenung

Beginilah rupanya permainan masa

 

Hatiku juga seperti dia

Bergelombang-gelombang memecah ke pantai

Arus suka beralih duka

Payah mendapat perasaan damai

                                    (Panji Pustaka, th.XXI No. 14, 15 April 1943)

Pada sajak berjudul Laut tersebut aku liris menyatakan kesendirian dan kesunyian. Seperti halnya sajak Aku di atas, sajak Laut pun nampak sebagai klimaks perenungan tentang diri aku liris. Aku liris pada sajak Laut menginginkan eksistensinya di antara ombak, pantai dan laut. Seperti yang nampak pada baris pertama: Berdiri aku di tepi pantai,  yang menyaratkan penyatuan dengan semesta namun tetap menginginkan sebuah pengakuan tentang aku liris yang tengan berdiri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

 

DepDik Nas. 2005.  Kamus Besar Bahasa Indonesia; Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka

Pradopo, Rachmat Djoko. 1995. Beberapa Teori, Metode Kritik, dan penerapannya. Yogyakarta: Pustaka pelajar

Teew. A. 1967. Modern Indonesian Literature I..Martinuss Nijhoff, The Hague (Diterbitkan dalam Bahasa Indonesia tahun 1980 dengan judul Sastra Baru Indonesia I oleh Penerbit Nusa Indah, Flores)